Kepala Seksi Operasi Basarnas Bengkulu, Supriono, tim pencari dan penyelamat gabungan dari Basarnas, TNI Angkatan Laut dan Polairud berhasil menyelamatkan seluruh anak buah kapal dan ditemukan selamat, saat ini sudah dievakuasi. (Foto;Ilustrasi)

BENGKULU, harianpijar.com – Lima nelayan yang tenggelam di perairan laut Bengkulu pada Selasa 7 Maret 2017 subuh, akibat kapal ikan jenis bagan yang mereka nahkodai terbalik dan karam, berhasil diselamatkan. Kelima nelayan tersebut, Saripudin (50), Taufik (27), Supriadi (33), Acok (29), dan Eben (30), kelimanya merupakan warga Kelurahan Kandang, Kota Bengkulu.

Menurut Kepala Seksi Operasi Basarnas Bengkulu, Supriono, tim pencari dan penyelamat gabungan dari Basarnas, TNI Angkatan Laut dan Polairud berhasil menyelamatkan seluruh anak buah kapal dan ditemukan selamat, saat ini sudah dievakuasi.

“Total ada lima orang dan sudah ditemukan selamat dan sudah dievakuasi,” kata Supriono di Bengkulu.

Lebih lanjut, dijelaskan Supriono, nahkoda kapal bernama Supriadi dan empat anak buah kapal itu bertahan di puing-puing kapal yang mulai karam, sambil menunggu bantuan dari tim SAR. Lain itu, petugas mengavakuasi mereka dengan memberikan pelampung dan membawa ke daratan, sedangkan kapal tidak bisa dievakuasi.

“Seluruh nelayan yang dievakuasi sudah kembali ke rumah masing-masing, tapi kapal tidak bisa diselamatkan. Kelimanya merupakan warga Kelurahan Kadang, Kota Bengkulu,” jelas Supriono.

Sementara, menurut Supriadi, gelombang tinggi di perairan Bengkulu membuat kapal yang mereka bawa terbalik dan karam. Dirinya bersama empat orang anak buah kapal berupaya menyelamatkan diri dengan bertahan di atas kapal yang mulai karam.

“Kami sudah dekat ke kolam pelabuhan untuk mendarat tapi tiba-tiba gelombang tinggi menghantam kapal hingga terbalik,” kata Supriadi nahkoda kapal yang naas itu.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu dalam keterangan resminya menjelaskan, peringatan dini hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bengkulu hingga perairan Samudera Hindia. Ketinggian gelombang mencapai maksimal dua setengah meter di perairan Bengkulu hingga ke Pulau Enggano. (elz/ant)

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR