Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Bengkulu, Agus Ruhadi, permintaan dari pihak Kedutaan, agar jenazah Timothy Allen Adams (36) untuk dilakukan kremasi di Bengkulu, nanti yang akan dipulangkan ke Negara asalnya, hanya dalam bentuk abu dari jenazah.

BENGKULU, harianpijar.com – Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Bengkulu saat ini sedang memproses pemulangan jenazah Timothy Allen Adams (36), wisatawan asal Amerika, yang tewas setelah tenggelam di Pantai Panjang Bengkulu, pada Sabtu 4 Maret 2017 baru lalu.

Menurut Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Wilayah Imigrasi Kelas I Bengkulu, Agus Ruhadi, hasil koordinasi pihak Imigrasi dan pihak keluarga serta sponsor yang mendatangkan korban, permintaan dari pihak Kedutaan, agar jenazah Timothy Allen Adams (36) untuk dilakukan kremasi di Bengkulu.

“Sehingga yang akan dipulangkan ke Negara asalnya, hanya dalam bentuk abu dari jenazah Timothy Allen Adams,” kata Agus Ruhadi, di Bengkulu, Senin 6 Maret 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Agus Ruhadi, yang bersangkutan tersebut belum memiliki izin tinggal, karena itu beberapa hari sebelum yang bersangkutan meninggal akibat tenggelam, pihak sponsor sedang memproses perpanjangan izin tinggalnya. terkait hal itu, pihak Imigrasi akan mengeluarkan surat pembatalan izin tinggal di Bengkulu.

“Untuk pembatalan izin tinggal yang bersangkuta, akan dituliskan di dalam paspornya. Dimana WNA bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia, dengan didukung dari hasil otopsi yang telah dikeluarkan pihak Rumah Sakit Bayangkara Bengkulu,” tegas Agus Ruhadi.

Selanjutnya, dikatakan Agus Ruhadi, mengenai kejelasan waktu pemulangan ke Negara asalnya, dirinya juga belum bisa memastikannya. Karena, pihak Imigrasi Bengkulu masih ingin menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Kedutaan bersama pihak sponsor WNA bersangkutan, apakah dilakukan kremasi atau tidak.

Lain itu, untuk paspor Timothy Allen Adams (36), saat ini memang masih berada di kantor Imigrasi Bengkulu, karena sebelumnya pihak sponsor sedang mengurus izin tinggalnya di Bengkulu. Hanya saja paspor-nya akan diberikan, setelah ada kejelasan apakah jenazah Timothy Allen Adams dilakukan kremasi atau tidak.

“Jika tidak dilakukan kremasi, berarti yang dipulangkan nantinya jenazah Tomothy Allen Adams,” tandas Agus Ruhadi.

Seperti diberitakan, Timothy Allen Adams (36), wisatawan asal Amerika, ditemukan tewas setelah tenggelam beberapa jam di Pantai Panjang Bengkulu, pada Sabtu 4 Maret 2017 baru lalu. Lain itu, berdasarkan informasi, Timothy Allen Adams sebelumnya berenang di Pantai Panjang sekitar pukul 14.00 WIB, bersama-sama empat rekannya yang juga berkebangsaan Amerika.

Sebelumnya diketahui, pemerintah daerah telah memberikan tanda larangan untuk berenang di pantai tersebut, dikarenakan telah beberapa kali mendapatkan masyarakat yang tewas tenggelam tergulung ombak. Selanjutnya, jenazah korban tenggelam Timothy Allen Adams dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu, dan selanjutnya akan dibawa ke RS M Yunus untuk proses pemeriksaan selanjutnya. (elz)

loading...