Dina-Midiani
Dina Midiani. (foto: CNN Indonesia/RahmanIndra)

harianpijar.com – Jika melirik dari empat tren yang dirilis Indonesia Trend Forecasting yang disampaikan oleh desainer Dina Midiani, disela-sela acara pre Muslim Fashion Festival. Salah satunya ada tren Digitarian, yang merujuk pada tren busana yang dituju pada generasi Z atau generasi internet yang kekinian.

“Perkembangan teknologi mengantarkan kita pada generasi Z dengan pilihan busana yang riuh, warna-warna cerah dan tak lagi mengacu pada satu aturan umum,” kata Dina, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, pada Rabu, 1 Maret 2017.

Digitarian, yang diambil dari kata Digit dan akhiran yang erat melekat pada istilah Vegetarian. Sesuai dengan namanya, tren ini seperti tidak harus senada, serta pemanfaatan teknologi yang membuat takjub. Dalam tren Digitarian, perancang busana bisa saja bermain dengan potongan bidang tanpa harus menggunakan pola.

“Digitarian hanya mengenal digital, keluar dari pakem dan semaunya. Tapi elemen masa lalu juga ada karena berhubungan dengan elemen lainnya,” kata Dina menambahkan.

Dina Midiani juga mengatakan keunikan dari Digitarian, adalah bergaya lebih milenium dengan campuran unsur retro dan beragam warna yang bermain dalam satu busana.

Tren Digitarian menjadi satu dari empat prediksi tren busana di masa mendatang yang diberi tajuk Greyzone atau zona abu-abu. Tiga tren lainnya antara lain Archean, Vigilant, dan Cryptic.

Empat tren busana muslim ini diyakini akan membuat dunia mode Indonesia, termasuk juga busana muslim, lebih menggairahkan dibanding sebelumnya. Beberapa pilihan imaji, warna dan potongan patut untuk ditunggu.

SUMBERCNNIndonesia
BAGIKAN