Kepolisian Tidak Lakukan Pengawalan Khusus Pada Sidang Ahok Ke-12 Besok

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, polisi telah mendengar tentang adanya tamasya al-maidah, yang mengajak orang dari luar Jakarta menjaga tempat pemungutan suara (TPS).

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mengatakan tidak melakukan persiapan pengamanan khusus, terkait sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar di Auditorium Kementan, Jakarta, Selasa 28 Februari 2017 besok.

Lain itu, dalam sidang besok, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana menghadirkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai saksi ahli agama. Kemungkinan massa pun akan banyak yang mengawal pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, dalam sidang lanjutan ke-12 polisi tidak melakukan persiapan pengamanan khusus. “Setiap Selasa kan memang sidang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kita lihat saja saksi yang dihadirkan JPU siapa, kalau memang Rizieq Shihab datang sebagai saksi, yang tetap pengamanan dilakukan sesuai SOP,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Senin 27 Februari 2017.

Baca juga:   Kuasa Hukum: Habib Rizieq Tidak Sakit Jadi Tak Ada Suratnya, Makanya Kita Katakan Pemulihan

Lebih lanjut, Kombes Pol Argo Yuwono menegaskan, soal penambahan jumlah personel yang berjaga di lokasi sidang, nantinya akan melihat perkembangannya terlabih dahulu situasi di lapangan. Pastinya, polisi selalu menyiapkan personel untuk mengamankan sidang tersebut.

“Kalau massa banyak yang datang, penambahan personel dimungkinkan. Kita kan ingin sidang berjalan lancar, tertib, dan yang menyaksikan juga terakomodir,” tegas Kombes Pol Argo Yuwono.

Baca juga:   Bantuan Hukum FPI: Tolonglah, Polisi Jangan Tahan Rizieq Shihab Saat Pulang

Sementara, menurut Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi, diketahui dalam sidang ke-12 tersebut tidak hanya akan mendengarkan kesaksian dari pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, tapi juga dari saksi ahli pidana, yaitu Dr Abdul Chair R.

“Sidang besok agendanya memeriksa dua saksi ahli, yakni Rizieq Shihab sebagai saksi ahli agama dan Dr Abdul Chair R sebagai ahli pidana,” kata Hasoloan Sianturi.

Slanjutnya, dikatakan Hasoloan Sianturi, dua saksi ahli itu sudah dikonfirmasi kehadirannya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum bisa menjamin kalau keduanya akan hadir pada sidang tersebut.

SUMBERRepublika.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini