Antisipasi Konflik Pasca Pilkada, Polda Banten Minta Bantuan Mabes Polri dan TNI

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, bantuan personel untuk mengantisipasi konflik horizontal antar-pendukung kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

SERANG, harianpijar.com – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyatakan potensi konflik pasca-pemilihan kepala daerah di Banten yang digelar serentak, Rabu, 15 Februari 2017, sangat besar. Hal itu disebabkan selisih perolehan suara dari kedua pasangan calon yang nyaris imbang.

Menurut Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, terkait perkembangan situasi keamanan pasca-pilkada Banten, memang dengan posisi jumlah yang terpaut tipis bisa menjadi potensi timbulnya konflik yang cukup tinggi. Karena itu, untuk mengantisipasi pihaknya meminta bantuan penambahan 300 personel dari Mabes Polri dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga keamanan dan kondisi di Banten tetap kondusif.

Baca juga:   Pengamat: ISIS Memilih Wilayah Yang Rawan Konflik, Indonesia Patut Mewaspadai

Lebih lanjut, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi konflik horizontal antar-pendukung kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“Di setiap tahapan rekapitulasi dari tingkat PPK, KPU kabupaten/kota, hingga tingkat KPU provinsi, kita pertebal kekuatannya. Itu untuk mengantisipasi ada kecurangan atau intimidasi dari oknum yang dapat mengubah hasilnya,” kata Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Selasa, 21 Februari 2017.

Bahkan, pihaknya juga mendapatkan informasi akan ada unjuk rasa dari masyarakat selama tahapan penghitungan suara dilaksanakan. Namun pihaknya mengimbau agar aksi tersebut bisa berlangsung dengan kondusif dan tidak anarkis.

Baca juga:   Panwasli Bengkulu Tengah Rekrut 150 Relawan Pengawas Pilkada

Sebelunya diketahui, Polda Banten telah menurunkan sekitar empat ribu personel untuk mengamankan jalannya pilkada 2017. “Untuk menjaga situasi tetap kondusif, personel sudah datang dan akan disebar ke setiap titik-titik rawan,” tandas Kapolda Banten itu.

Sebelumnya, kedua kubu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan Rano Karno-Embay Mulya Syarief, saling klaim memenangi pertarungan pemlihan Gubernur Banten periode 2017-2022.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar