KPK: Terkait Korupsi Hambalang, Mungkin Tidak Berhenti Di Choel

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, setelah tetapkan dia (Choel) sebagai tersangka, ada keterangan saksi yang bisa didalami penyidik.

JAKARTA, harianpijar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan kemungkinan pihaknya akan menetapkan tersangka baru dalam dugaan korupsi proyek Hambalang. Karena, setelah menetapkan Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel sebagai tersangka, ada beberapa keterangan saksi yang masih bisa didalami penyidik.

Menurut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, kalau dilihat dari keterangan sebelumnya mungkin tidak berhenti di Andi Zulkarnaen Mallarangeng (Choel). Karena, masih ada beberapa hal lagi yang bisa didalami.

“Setelah tetapkan dia (Choel) sebagai tersangka, ada keterangan saksi yang bisa didalami penyidik,” kata Saut Situmorang di kantor KPK, Minggu, 19 Februari 2017.

Baca juga:   Peneliti: KPK Tidak Perlu Gentar Hadapi Dua Pimpinan DPR

Lebih lanjut, ditegaskan Saut Situmorang, hal tersulit dalam penanganan perkara yang berlarut ini adalah mendapatkan keterangan sebelumnya. Meski dalam surat dakwaan banyak pihak-pihak lain yang disebut, KPK tidak bisa dengan mudah menyeretnya tanpa alat bukti yang cukup.

“Enggak boleh sebut nama, kalau penyelidikan saya tidak boleh sebut nama, bisa disue orang kalau sebut nama,” tegas Saut Situmorang.

Sebelumnya diberitakan, menurut Saut Situmorang, kasus ini merupakan peninggalan dari pimpinan KPK periode sebelumnya. Namun, sejak naik ke penyidikan pada 2012 hingga kini pengembangan terus dilakukan. Sementara, penahanan yang dilakukan terhadap tersangka Choel pun baru dilakukan Januari lalu.

Baca juga:   Presiden Jokowi Diminta Tolak Temui Pansus Hak Angket KPK

Sedangkan Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2015. Diketahui, Andi Zulkarnaen Mallarangeng (Choel) itu diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi terkait dengan proyek sarana olahraga tahun anggaran 2010-2012 yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat.

 

SUMBERTempo.co

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini