Disambut Dengan Lagu ‘Indonesia Raya’ dan ‘Indonesia Pusaka’, Mensos Khofifah Menangis Haru

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, jika Presiden Joko Widodo mendengarnya langsung, dirinya pasti senang dan bangga.

JAKARTA, harianpijar.com – Disambut dengan lagu ‘Indonesia Raya’ dan ‘Indonesia Pusaka’ oleh anak-anak Warga Suku Anak Dalam, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku menangis haru. Lain itu, dirinya merasa tersentuh karena dengan kondisi ekonomi rendah dan keterbatasan akses, anak-anak tersebut bisa fasih menyanyikan dua lagu nasional tersebut.

Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dirinya juga menguji anak-anak Suku Anak Dalam soal hafalan Pancasila. Anak-anak Suku Anak Dalam pun berebut mengacungkan tangannya.

“Ayo sini baris yang rapi, kita sama-sama melafalkan Pancasila,” kata Khofifah Indra Parawansa, kepada anak-anak, dalam keterangan resminya, Minggu 19 Februari 2017.

Lebih lanjut, juga menurut Khofifah Indar parawansa, dirinya terkejut ketika mengetahui semua anak sekitar usia lima tahun mampu melafalkan Pancasila dengan baik. Bahkan, tidak ada satu pun sila yang terlewat atau tidak berurutan.

“Jika Presiden Joko Widodo mendengarnya langsung, dirinya pasti senang dan bangga,” kata Khofifah Indra Parawansa.

Sementara diketahui, ternyata anak-anak tersebut diajarkan oleh sejumlah relawan yang rajin datang ke hutan tempat Suku Anak Dalam. Lain itu, para relawan itu mengajar meski tanpa sarana dan prasarana yang memadai.

Selanjutnya, Menteri Sosial pun memberi hadiah kepada setiap anak berupa uang disertai sejumlah pesan yang terus diulang kepada setiap anak.

“Belajar yang rajin ya, Nak, semangat terus. Semoga semua cita-cita tercapai,” tegas Khofifah Indar Parawansa mendoakan.

Selain itu, dikatakan Khofifah Indar Parawansa, anak-anak warga Suku Anak Dalam memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan yang baik dan menunjang mereka meraih cita-cita. Karena itu, salah satu kendala yang menyebabkan mereka tidak memperoleh pendidikan adalah tradisi melangun atau berpindah-pindah.

Terkait hal tersebut, Kementerian Sosial membangun hunian tetap sebanyak 23 unit untuk warga Suku Anak Dalam di Desa Pulau Lintang, Kecamatan Bathin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Pembangunan hunian tersebut merupakan langkah awal Kemensos meningkatkan kesejahteraan warga di sana. Lain itu, Khofifah Indar Parawansa terus mendorong Suku Anak Dalam untuk tinggal menetap.

Selain itu, menurut Khofifah Indar parawansa, nantinya mereka dapat mengakses berbagai layanan yang disediakan pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, penyediaan akses kesempatan kerja, ketahanan pangan, penyediaan akses lahan, advokasi sosial, lingkungan hidup, dan pelayanan sosial.

SUMBERKompas.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini