Terkait Pilkada Serentak, Polri: Gunakan Hak Pilih Dan Jaga Kamtibmas

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, Polri juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat, yang turut menjaga keamanan dari masa kampanye sampai dengan masa tenang.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat turut memelihara situasi keamanan yang kondusif pada hari pencoblosan. Pada pilkada serentak 15 Februari 2017 ini digelar di 101 wilayah di seluruh Indonesia.

Lain itu, sebanyak 75 ribu personel Polri ditambah dengan bantuan dari unsur TNI dan Satpol PP siap mengamankan pilkada serentak ini.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, diharapkan agar masyarakat tetap turut memelihara situasi keamanan yang kondusif saat pemungutan suara. Selain itu, Polri juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat, yang turut menjaga keamanan dari masa kampanye sampai dengan masa tenang.

Baca juga:   Mulan Tolak Tandatangani Relaas, Hakim Tunda Sidang Gugatan Caleg Gerindra

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah menjaga keamanan pilkada, dimulai masa kampanye sampai masa tenang, ” kata Kombes Pol Martinus Sitompul, saat dihubungi, Selasa 14 Februari 2017 malam.

Lebih lanjut, ditegaskan Kombes Pol Martinus Sitompul, gunakanlah hak pilih sebagai wujud keikutsertaan warga masyarakat dalam berdemokrasi. “Polri tetap berkomitmen untuk memelihara Kamtibmas yang kondusif dan mengamankan kegiatan pemungutan suara,” tegas Kombes Pol Martinus Sitompul.

Sementara sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengingatkan para calon agar tidak melakukan intimidasi, apalagi melakukan politik uang.

“Karena itu calon, diharapkan untuk tertib. Dalam arti sekarang ini tidak boleh kampanye ya maka jangan lakukan hal tersebut. Dan tentu saja mengontrol semua pihaknya agar kita melaksanakan pilkada ini sesuai peraturan berlaku,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum Pusat, Hadar Nafis Gumay, pada Senin 13 Februari 2017.

Baca juga:   Pertanyakan Laporan Mandek, Pengurus FPI Datangi Mabes Polri

Lain itu, Hadar Nafis Gumay juga mengingatkan, agar semua calon melakukan kompetisi yang bersih. Tidak ada yang melakukan politik uang mendekati hari pemungutan suara. “Jadi tidak memaksa pihak lain untuk mengintimidasi, apalagi bermain uang. Itu akan sangat mengganggu dan merusak pilkada kita,” kata Hadar Nafis Gumay.

 

SUMBERdetik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini