Akibat Terkena Jerat, BKSDA Bengkulu Rencana Bangun Klinik Pengobatan Harimau Sumatera

Kepala BKSDA Bengkulu Abu Bakar, minimnya peralatan di kantor BKSDA membuat Harimau Sumatera tidak bisa tertangani dengan baik, sehingga harus dikirim ke Taman Safari Bogor.

BENGKULU, harianpijar.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung berencana akan membangun klinik pengobatan Harimau Sumatera, untuk menangani satwa korban konflik dengan manusia. Lain itu, klinik tersebut direncanakan dibangun di kawasan TWA Seblat Bengkulu Utara.

Menurut Kepala BKSDA Bengkulu Abu Bakar, klinik itu untuk penanganan satwa harimau korban konflik dan terkena jerat. “Karena hewan langka tersebut hanya ditangani seadanya oleh dokter satwa di BKSDA,” kata Abu Bakar, di Bengkulu, Minggu, 12 Februari 2017.

Baca juga:   Tidak Miliki Izin, BKSDA Ambil Alih 17 Ekor Satwa Di Taman Satwa Kota Bengkulu

Lebih lanjut, ditegaskan Abu Bakar, minimnya peralatan di kantor BKSDA membuat Harimau Sumatera tidak bisa tertangani dengan baik, sehingga harus dikirim ke Taman Safari Bogor.

Selanjutnya, konflik antara manusia dan satwa langka tersebut semakin tinggi di Bengkulu, hingga akhir 2016, sebanyak dua ekor Harimau mati akibat konflik. “Saat ini populasinya hanya tinggal 17 ekor dari 19 ekor, tersebar di sejumlah daerah. Paling banyak di Kabupaten Seluma,” tegas Abu Bakar.

Baca juga:   BKSDA: Diduga Kawasan Jelajah Terganggu, Harimau Masuk Pemukiman Warga

Lain itu,  Abu Bakar juga menjelaskan, konflik tertinggi terdapat di wilayah Kabupaten Seluma dan beberapa wilayah lain, seperti Bengkulu Utara, Lebong, Kaur dan Bengkulu Selatan. Sementara, minimnya populasi Harimau disebabkan habitatnya yang terganggu ditambah lagi perburuan makanan Harimau.

“Adanya Babi dan Rusa terus di buru makanan harimau menjadi terbatas. Untuk itu kami berupaya terus meningkatkan populasi Harimau dengan terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menganggu habitatnya,” tandas Abu Bakar.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini