Polisi Jelaskan Soal Dugaan Cuci Uang Dana Aksi Bela Islam

Kabag Penum Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, sebelumnya rekening yayasan Keadilan Untuk Semua tersebut sempat diumumkan kepada publik untuk menerima dana dari ummat Islam untuk aksi Bela Islam II pada 411 dan Bela Islam III pada 212.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mempunyai alasan soal rencana pemeriksaan terhadap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Bachtiar Nasir, oleh penyidik Dit Tipideksus Bareskrim Polri.

Menurut Kabag Penum Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, Bachtiar Nasir, yang sedianya akan diperiksa hari ini Rabu 8 Februari 2017 sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait yayasan Keadilan Untuk Semua, tidak datang memenuhi panggilan. Lain itu, Bachtiar Nasir dianggap tahu penggunaan dana yang ada.

Lebih lanjut, dikatakan Kombes Pol Martinus Sitompul, sebelumnya rekening yayasan Keadilan Untuk Semua tersebut sempat diumumkan kepada publik untuk menerima dana dari ummat Islam untuk aksi Bela Islam II pada 411 dan Bela Islam III pada 212.

Baca juga:   Kuasa Hukum Ketua GNPF-MUI Bantah Pernyataan Polri, Soal Dana Ke Turki

“Kan awalnya dibuka rekening, yang oleh Pak BN, lalu ada postingan dari Novel yang menyatakan itu palsu, jadi dihentikan, dan dana yang sudah masuk kemudian diserahkan pada yayasan. Nah itu yang ingin dilihat. (Jumlahnya) belum,” kata Kombes Pol Martinus Sitompul, Rabu 8 Februari 2017.

Lain itu, ditegaskan Kombes Pol Martinus Sitompul, yang dimaksud Novel itu adalah Sekretaris Jenderal DPP Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin.

Awalnya, saat itu beredar seruan di media sosial untuk memberikan sumbangan terhadap rencana Aksi Bela Islam III. Namun seruan ini dibantah Novel Chaidir Hasan Bamukmin yang mengatakan GNPF-MUI tidak membuka rekening donasi untuk aksi Bela Islam III.

Baca juga:   Tim Advokasi GNPF MUI, Curiga Ada Kekuatan Terselubung Gerakkan Polri

Sementara, pernyataan Novel Chaidir Hasan Bamukmin itu sempat diberitakan. Novel Chaidir Hasan Bamukmin saat itu mengimbau umat Islam berhati-hati dengan adanya oknum yang memanfaatkan momen Aksi Bela Islam untuk mengeruk keuntungan.

Namun, masalahnya menurut polisi rekening itu benar ada dan telah ada dana yang masuk yang kemudian diduga disalahgunakan dan uangnya diambil berbau pencucian uang itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar