Polisi Belum Terima Pemberitahuan Resmi, Rencana Aksi 11 Februari Mendatang

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, hari ini belum dapat surat, ini kan hanya informasi beredar di medsos.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum menerima pemberitahuan rencana aksi pada 11 Februari 2017 mendatang.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, kepolisian belum menerima pemberitahuan adanya rencana aksi. Lain itu, aksi tersebut dikabarkan bakal serupa dengan aksi-aksi sebelumnya, seperti 4 November 2016 (411) dan 2 Desember 2016 (212), yakni gelar acara doa bersama.

“Saya dengar hari ini belum dapat surat. Ini kan hanya informasi beredar di medsos,” kata Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Senin 6 Februari 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Irjen Pol Boy Rafli Amar, jika memang rencana itu benar, maka pihak penyelenggara wajib memberi surat pemberitahuan.

Selain itu, didalam surat itu dijelaskan maksud aksi dilakukan, jumlah massa, hingga perlengkapan yang dibawa.

Baca juga:   Munarman Nilai Panggilan Polisi terhadap Ketum FPI Error in Persona

Karena, polisi bisa menyiapkan personel untuk penjagaan. Terlebih, aksi itu dilakukan menjelang Pilkada serentak 15 Februari 2017.

“Wajib menjaga ketertiban umum dan tidak melakukan tindakan yang menggangu jalannya kegiatan Pilkada,” jelas Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Menurut informasi, aksi tidak hanya dilakukan pada 11 Februari, namun juga pada 12 dan 15 Februari 2017 mendatang. Sementara, menurut Irjen Pol Boy Rafli Amar, pihaknya tidak mempermasalahkannya, asalkan tidak pada masa tenang Pilkada serentak, yaitu 12-14 Februari 2017.

Lain itu, Irjen Pol Boy Rafli Amar juga meminta agar masyarakat tidak menimbulkan gejolak selama masa tenang yang mengganggu jalannya Pilkada.

“Agar memberikan ketenangan dan dimanfaatkan oleh petugas Bawaslu, KPU, penyelenggara Pemilu untuk menyiapkan sarana dan prasarana. Termasuk check in terakhir logistik pemilu,” tandas Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Baca juga:   FPI Cianjur Soal Satpol PP Copot Baliho Habib Rizieq: Seharusnya Bisa Dikomunikasikan

Sementara sebelumnya, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengaku, pihaknya akan kembali menggelar aksi doa bersama pada 11 Februari 2017. Hal tersebut diungkapkan Rizieq Shihab saat mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu 11 Januari 2017 lalu.

“Doa untuk keselamatan bangsa, untuk keamanan Pilkada di Jakarta. Supaya Jakarta ke depan lebih baik lagi,” kata Rizieq Shihab.

Selain menggelar doa bersama, aksi itu juga akan dibarengi dengan kegiatan longmarch di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. “Wartawan kita undang semua. Dari Monas ke HI, jalan sehat 11 Februari,” tandas Rizieq Shihab.

SUMBERKompas.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini