Saat Menghadiri #KonserGue2, Megawati Yakin Ahok-Djarot Menang

Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, kalau melihat seperti ini maka kita pasti menang. Yang dibutuhkan, kalau mencoblos, nanti maka persentasenya harus minimal 51 persen.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri #KonserGue2 yang diselenggarakan untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Selain itu, dalam pidatonya, Megawati Soekarnoputri mengaku yakin Ahok dan Djarot akan kembali memimpin ibu kota.

Sebelum mengawali pidatonya Megawati Soekarnoputri, yang mengenakan atasan bermotif kotak-kotak biru-merah, naik ke atas podium didampingi Ahok dan Djarot. Lain itu, Megawati Soekarnoputri memulai pidatonya, dengan menyerukan “merdeka, merdeka, merdeka”.

Melihat #KonserGue2 dihadiri oleh ribuan relawan pendukung Ahok-Djarot, Ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yakin atas pasangan calon yang diusung partainya.

Menurut Megawati Soekarnoputri, mengatakan, dirinya merasa yakin, kalau melihat seperti ini maka kita pasti menang. Yang saya butuhkan, kalau mencoblos, nanti maka persentasenya harus minimal 51 persen. “Tunjukkan bahwa kita bisa membuat Jakarta lebih daripada itu. Sanggup? Kalau begini rasanya mantap, lho, Pak Ahok,” kata Megawati Soekarnoputri di Senayan, Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017.

Baca juga:   Saat Buka Rakornas Kemenristek, Megawati Beri Masukan untuk BRIN

Lebih lanjut, ditegaskan Megawati Soekarnoputri, Ahok berbisik kepadanya bahwa ribuan relawan yang hadir membuatnya bingung. “Tapi saya bilang, tenang saja. Mantapkan diri, maka insya Allah Anda berdua akan memimpin Jakarta kembali.”

Sementara, Megawati Soekarnoputri menjelaskan, kepada massa relawan, soal masa awal pencalonan Ahok. Menurutnya, saat diminta memutuskan siapa yang harus diusung, PDI Perjuangan beserta partai pendukung lain yakni Partai Hanura, NasDem, PKPI, dan Golkar mantap memilih Ahok dan Djarot.

“Banyak yang bertanya pada saya mengapa kok Ibu mau memutuskan, dengan segala pertimbangan yang matang untuk memilih kembali Ahok-Djarot?” jelas Megawati Soekarnoputri.

”Negara kita telah merdeka, dimerdekakan oleh Bung Karno, proklamator kita untuk bisa di dalam kemerdekaan itu, kita harus menerima Pancasila. Pancasila itu sebenarnya bagian dari demokrasi, karena lima sila itu mencampur bagaimana cara kita hidup bersama dengan cinta dan damai,” lanjut Megawati Soekarnoputri.

Baca juga:   Djan Faridz: Jangan Gunakan Fitnah Kalau Mau Jadi Pemimpin

Selanjutnya, menurut Megawati Soekarnoputri, para pendiri negara ini sengaja memberikan nama Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan “negara persatuan.” Dirinya berpandangan, negara kesatuan bermakna bahwa seluruh bangsa Indonesia, terlepas agama, suku, bangsa, dan rasnya bisa hidup berdampingan secara damai.

“Sehingga saya ingin mengucapkan beribu terima kasih kepada warga Jakarta khususnya, maupun seluruh bangsa Indonesia di mana pun berada. Mereka telah berpikir kritis dan objektif. Kita tidak boleh berpikir kerdil, membuat satu yang lainnya menjadi terpecah-belah dengan segala kritik dan fitnah yang sebenarnya tidak ada artinya,” tegas Megawati Soekarnoputri.

Lain itu, Megawati Soekarnoputri, tak lupa mengajak agar 15 Februari mendatang warga mau mencoblos nomor dua.

“Siapa yang siap untuk 15 Februari? Yakin ini? Tidak takut? Kalau diintimidasi? Akan jaga TPS masing-masing? Nanti Ibu lihat lho, siapa yang bohong lho,” ucap Ketum PDI Perjuangan itu.

Selanjutnya, Megawati Soekarnoputri bersama Ahok dan Djarot melakukan stimulasi pencoblosan di kotak TPS.

SUMBERCNNIndonesia.com

1 KOMENTAR

  1. Pendiri Republik ini korbankan jiwa raga sampai titik darah penghabisan demi berdirinya Bangsa dan Negara Indonesia yang merdeka dari penjajahan bangsa Asing , Demi Anak Cucu boemi poetra yang hidup berdaulat adil makmur damai dan sejahtera….

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini