FPI Doa Bersama di Masa Tenang, Polri: Jangan Melakukan Aktivitas Yang Merugikan Masyarakat

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, itu masa tenang. Kami koordinasi dengan KPU, Bawaslu untuk kita sama-sama sikapi di hari tenang itu mewujudkan ketenangan.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menanggapi rencana Front Pembela Islam (FPI) yang akan menggelar aksi doa bersama pada 11 Februari mendatang.

Lain itu, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengatakan aksi tersebut akan diisi doa untuk keselamatan bangsa, dan keamanan Pilkada DKI Jakarta supaya ibu kota ke depan lebih baik.

Selanjutnya, selain melakukan doa bersama, aksi tersebut juga akan diwarnai dengan kegiatan longmarch di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Baca juga:   Di Milad FPI, Lieus Sungkharisma Ngaku Tak Kapok Dibilang Makar karena Bela Kebenaran

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, itu masa tenang. Kami koordinasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum), Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) untuk kita sama-sama sikapi di hari tenang itu mewujudkan ketenangan.

Jadi tidak akan diizinkan untuk beraksi?

“Hari ini kita imbau dulu. Jangan melakukan aktivitas yang merugikan masyarakat. Terutama saat masa tenang 11, 12, 13 Februari itu,” kata Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri Kamis 2 Februari 2017 .

Baca juga:   Dubes Agus Sayangkan Diksi FPI Soal Kepulangan Habib Rizieq

Sementara sebelumnya, KPU telah menetapkan pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak yaitu 15 Februari 2017. Pemilihan akan digelar di 7 provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten atau khusus bagi daerah yang akhir masa jabatan kepala dan wakil kepala daerahnya berakhir antara Juli 2016 dan Desember 2017.

SUMBERBeritasatu.com
  • TOPIK TERKAIT
  • FPI

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini