Polri: Proses Penanganan Kasus Ahok dan Sylvi Tidak Terkait Pilkada

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, Polisi menindak lanjuti laporan tersebut karena adanya laporan dari masyarakat.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan pihaknya netral dalam memproses kasus yang melibatkan calon yang bekompetisi di pemilihan kepala daerah. Lain itu, Polisi menindak lanjuti laporan tersebut karena adanya laporan dari masyarakat.

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, mengatakan, diantara perkara tersebut yaitu kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz serta dana hibah Pemprov DKI Jakarta ke Kwarda Gerakan Pramuka 2014-2015 yang menyeret nama Sylviana Murni.

Baca juga:   Kemendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Ahok Sebagai Gubernur DKI

“Jika disebut kami tidak netral, sekarang silakan lihat bagaimana kepolisian memproses kasus Pak Basuki. Apakah kami menunda-nunda,” kata Irjen Pol Boy Rafli amar, di Jakarta, Kamis 2 Februari 2017.

Lebih lanjut, juga menurut Irjen Pol Boy Rafli Amar, undang-undang mewajibkan Polri melayani laporan masyarakat tanpa pandang bulu. Lain itu, proses hukum yang sedang dijalani Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Sylviana Murni bukan secara tiba-tiba dijadikan objek hukum terkait momen pilkada yang sedang berlangsung

Baca juga:   Ahok Akui Cacat Politik, PDIP: Dia Masih Dihormati dan Punya Rekam Jejak Baik

“Atas nama undang-undang, polisi itu diwakili penyidik, ada kewajiban hukum yang harus dijalankan yaitu melayani laporan yang disampaikan kepada kita,” tegas Irjen Pol Boy Rafli Amar.

Sebelumnya diberitakan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan calon gubernur yang dijagokan Partai Nasional Demokrat, PDI Perjuangan, Golkar dan Hanura. Sedangkan, Sylviana Murni merupakan Calon Wakil Gubernur yang dijagokan Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN, mendampingi Calon Gubernur Agus Harimurti Yudhoyono.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar