Terkait Kasus Rizieq Shihab, Kejati Jabar Siapkan Lima Jaksa Senior Dan Pengalaman

Kepala Seksi Penerangan Dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Raymond Ali, sampai saat ini Kejaksaan Tinggi Jawa Barat belum menerima berkas dari penyidik Polda Jabar. Kita masih terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

BANDUNG, harianpijar.com – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menyiapkan lima jaksa senior untuk meneliti berkas kasus dugaan penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno, yang disangkakan kepada Rizieq Shihab.

Lain itu, dibentuknya tim jaksa ini karena kejaksaan telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polda Jawa Barat.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Raymond Ali, mengatakan, ada lima orang yang disiapkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, mereka punya pengalaman dalam kasus tersebut.

Lebih lanjut, juga ditegaskan Reymond Ali, disusunnya kelima jaksa tersebut juga untuk menjadi penuntut umum di pengadilan. Namun, sampai saat ini Kejaksaan Tinggi Jawa Barat belum menerima berkas dari penyidik Polda Jabar.

Baca juga:   Pulang Umrah, Rizieq Shihab dan Istri Akan Dipertemukan Dengan Firza Husein

“Kita masih terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” kata Raymond Ali di kantornya, Bandung, Rabu 1 Februari 2017.

Selanjutnya, Raymond Ali juga memastikan, Kejati pro aktif dalam kasus dugaan penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno itu. Lain itu, apabila dalam jangka waktu satu bulan tidak ada perkembangan, Kejati Jabar akan mempertanyakan perkembangan kasus tersebut kepada Polda Jabar.

“Kita nanti akan pertanyakan kasus tersebut,” tegas Raymond Ali.

Sementara, menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, akan segera melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan pada Rizieq Shihab. Pemeriksaan itu merupakan kali pertama bagi Rizieq Shihab sejak menyandang status tersangka.

Baca juga:   Polda Metro Jaya: Penyidik Akan Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Rizieq Shihab

“Satu dua hari ini, kemungkinan kita layangkan surat pemanggilan pertama dan seterusnya pemeriksaan pertama sebagai tersangka,” kata Kombes Pol Yusri Yunus di Gedung Pengadilan Negeri Kota Bandung, Rabu 1 Februari 2017.

Lebih lanjut, Kombes Pol Yusri Yunus, menjelaskan, pemeriksaan terhadap Rizieq Shihab akan berlangsung pekan depan. Penyidik meminta Rizieq Shihab cukup datang dengan kuasa hukumnya. “Tidak perlu mengerahkan massa,” ucap Kombes Pol Yusri Yunus.

Menurut Kombes Pol Yusri Yunus, bila massa datang, dirinya minta mereka tetap tertib sesuai dengan undang-undang. Massa sebaiknya mengantongi izin sehingga proses pemeriksaan berjalan lancar.

SUMBERMetrotvnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini