Jalani Pemeriksaan Selama 7 Jam, Bachtiar Nasir Bantah Aksinya Terkait Makar

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir, aksi ini murni aksi unjuk rasa Umat Islam soal penistaan agama.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir selesai menjalani pemeriksaan hari ini di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Lain itu, selama menjalani pemeriksaan selama 7 jam, Bachtiar Nasir menyatakan aksi 212 tidak ada kaitannya dengan upaya makar.

Menurut Bachtiar Nasir, aksi kami 212 adalah asli super damai, aksi yang tidak menghendaki kerusuhan, yang tidak bertujuan menggulingkan kekuasaan. “Aksi ini murni aksi unjuk rasa Umat Islam soal penistaan agama,” kata Bachtiar Nasir di Mapolda Metro Jaya, Rabu 1 Februari 2017.

Diketahui, selain Bachtiar Nasir, pemimipin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan juru bicaranya Munarman juga ikut diperiksa. Lain itu, ketiganya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi tersangka dugaan makar, Rachmawati Soekarnoputri. Saat pemeriksaan Ke Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Bachtiar Nasir dicecar dengan 27 pertanyaan oleh penyidik.

Baca juga:   Tersangka Makar Al Khaththath Dipindahkan Ke Polda Metro Jaya

Lebih lanjut, Bachtiar Nasir jug mengatakan, penyidik mempertanyakan soal sejumlah pertemuan yang mereka hadiri. Namun, dirinya mengatakan hanya datang ke acara haul Soekarno di Universitas Bung Karno.

Selanjutnya, Bachtiar Nasir menyatakan, saat itu dirinya menjadi penceramah dan hanya mengenal beberapa tersangka kasus makar.

“Kenal dengan Ibu Rachmawati, Sri Bintang dan Kivlan Zein. Walaupun tidak pernah ngomong langsung secara serius, kami kenal,” kata Bachtiar Nasir.

Lebih lanjut, juga menurut Bachtiar Nasir, dirinya mengapresiasi langkah polisi yang telah melakukan pemeriksaan terhadap mereka. Pasalnya, polisi telah berupaya untuk mengklarifikasi dugaan yang selama ini beredar jika massa aksi 212 ingin digunakan untuk pemufakatan jahat.

Sementara itu, Rizieq Shihab selesai menjalani pemeriksaan langsung meninggalkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan terburu-buru. Dirinya keluar dengan pengawalan sejumlah polisi dan didampingi kuasa hukumnya. Rizieq Shihab dengan menggunakan mobil Pajero Sport putih berplat B 1 FPI, bergegas menuju massa yang masih menunggunya.

Baca juga:   Diperiksa Jadi Saksi, Kivlan Zen Tak Berikan Komentar Soal Dugaan Makar Eggi Sudjana

“Atas nama kami bertiga (Rizieq Shihab, Munarman dan Bachtiar Nasir), saya ingin menyampaikan terima kasih kepada umat yang selalu setia mengawal ulama dan setia menegakkan keadilan,” kata Rizieq Shihab.

“Anda luar biasa. Meski harus berhujan-hujanan, tapi Anda tetap bertahan untuk bela agama,” ucap Rizieq Shihab kepada massa.

Dalam orasi singkatnya, Rizieq Shihab juga menegaskan bahwa rangkaian Aksi Bela Islam #411 dan #212 lalu bukanlah rencana makar.

Setelah berdoa bersama, massa pendukung Front Pembela Islam (FPI) membubarkan diri secara damai. Sebagian orang kembali ke Masjid Al-Azhar dengan pengawalan sejumlah aparat kepolisian. Sementara lainnya, masih berjaga di sekitar lokasi demo untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

SUMBERCNNIndonesia.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukkan komentar Anda!
Masukkan nama Anda disini