Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia, itu merupakan kunjungan balasan setelah Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud pada 2015 lalu.

JAKARTA, harianpijar.com – Berita atau informasi di media sosial mengenai agenda pertemuan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud dengan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, dipastikan informasi itu tidak benar.

Terkait hal tersebut, Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia, menyatakan, maksud kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud pada 1 Maret hingga 9 Maret 2017 mendatang, adalah untuk memenuhi undangan Presiden RI Joko Widodo.

Selain itu, ini merupakan kunjungan balasan setelah Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud pada 2015 lalu.

Dalam pernyataan resmi pada Jumat 27 Januari 2017, Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia di Indonesia mengatakan, bersama ini dengan hormat menyampaikan bahwa kunjungan Yang Mulia Dua Pelayan Kota Suci-Khodim Al-Haromain Al-Syarifain-Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud (semoga Allah melindunginya) ke Indonesia dilakukan untuk memenuhi undangan Yang Mulia Presiden RI Joko Widodo, usai kunjungannya ke Saudi Arabia pada tahun 2015.

Di mana kunjungan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral kedua negara serta dalam rangka membahas berbagai bidang kerja sama demi kepentingan kedua bangsa yang bersahabat.

Selanjutnya, Kedutaan Arab Saudi juga membantah kabar yang beredar di media sosial soal alasan kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud selain alasan di atas. Alasan yang beredar di media sosial adalah tidak benar.

“Dan berkaitan dengan apa yang tersebar di situs jejaring sosial selain pernyataan di atas adalah informasi yang tidak benar,” tegas Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia.

Sementara, menurut jubir DDP Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif, mengatakan, pihaknya juga memastikan tidak ada agenda pertemuan Rizieq Shihab dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Selain itu, belum ada pemberitahuan atau permintaan pertemuan yang masuk ke Front Pembela Islam (FPI).

“Nggak ada, ya. Sampai saat ini belum ada informasi atau surat masuk mengenai pertemuan itu. Sudah disampaikan juga kan oleh Kedubes Arab Saudi bahwa itu merupakan kunjungan balasan Raja Salman ke Presiden Jokowi,” kata Slamet Maarif. saat dikonfirmasi.

loading...