Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu drg. Edriwan Mansyur, langkah antisipasi dengan membiasakan hidup sehat.

BENGKULU, harianpijar.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu melakukan antisipasi terhadap penyakit dengan melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Terkait hal tersebut, Pemprov Bengkulu melalui Dinas Kesehatan melakukan kegiatan untuk menekan angka penyebaran penyakit kusta. Diketahui, penyakit kusta merupakan salah satu penyakit kronis yang hingga kini masih menjadi momok di Indonesia, termasuk di Bengkulu.

Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu drg. Edriwan Mansyur mengatakan, meskipun angka penyakit kusta masih terbilang rendah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Namun, penyakit tersebut harus selalu diwaspadai masyarakat.

“Langkah antisipasi dengan membiasakan hidup sehat, diyakini kusta akan semakin berkurang. Karena dengan GERMAS ini, kita melakukan berbagai komunikasi dengan berbagai stakeholder, karena permasalahan kesehatan itu tidak hanya bisa diselesaikan sama orang kesehatan,” kata drg. Edriwan Mansyur, di Bengkulu, Jumat, 27 Januari 2017.

Lebih lanjut, dijelaskan Edriwan Mansyur, berdasarkan data penderita kusta selama 2 tahun terakhir masih tergolong rendah, yakni di tahun 2015 tercatat sebanyak 17 orang penderita dan 2016 sebanyak 18 penderita.

“Penderita terbanyak berada di 3 kabupaten, yaitu di Kabupaten Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara dan Seluma, masing-masing 4 orang penderita,” jelas drg. Edriwan Mansyur.

Sementara, Plt. Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto, mengatakan, sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, jangan ada warga tidak mampu yang tidak mendapatkan layanan kesehatan.

Karena itu, dirinya menyatakan, selain sikap sigap dari pihak Dinas Kesehatan, juga perlu pro aktif dari masyarakat jika ada warga miskin yang belum mendapatkan jaminan layanan kesehatan, segera dilaporkan.

“itu pesan Gubernur, jika ada masyarakat Bengkulu yang kurang mampu tidak mendapatkan jaminan dan layanan kesehatan segera laporkan, dan harus ditanggulangi,” kata Sudoto.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR