Salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Trimoelja Soerjadi, saksi pelapor mendefinisikan seseorang kafir hanya karena tidak mengucapkan dua kalimat syahadat, keterangan semacam itu membuat kita sebagai penasehat hukum apakah saksi ini bisa dipercaya atau tidak.

JAKARTA, harianpijar.com – Tim kuasa hukum Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meragukan keterangan saksi pelapor, Muhammad Asroi dalam sidang ke 7 kasus penodaan agama. Lain itu, Muhammad Asroi mendefinisikan seseorang kafir hanya karena tidak mengucapkan dua kalimat syahadat.

Menurut salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Trimoelja Soerjadi, Muhammad Asroi saat ditanya hakim soal tafsiran surat Al-Maidah ayat 51, menyebut tidak boleh menjadikan orang kafir sebagai pemimpin.

Begitu juga, saat ditanya kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), apakah umat Kristen, serta Budha disebut kafir juga. Tetapi, dirinya tidak memberikan jawaban.

Lebih lanjut, juga menurut Trimoelja Soerjadi, dirinya menanyakan hal itu karena sewaktu ditanyakan tentang Al Madiah ayat 51 itu, Muhammad Asroi mengatakan jangan menjadikan orang non muslim sebagai pemimpim.

“Antara kafir dan non muslim, kan beda,” kata Trimoelja Soerjadi, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa 24 Januari 2017.

Selanjutnya, Trimoelja Soerjadi juga menegaskan, pihaknya tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sulit untuk mempercayainya keterangan Muhammad Asroi. “Jadi keterangan-keterangan semacam itu membuat kita sebagai penasehat hukum apakah saksi ini bisa dipercaya atau tidak,” tegas Trimoelja Soerjadi.

Sebelumnya diketahui, Muhammad Asroi melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait kasus dugaan penodaan agama di Polres Padang Sidempuan, Sumatra Utara, 21 Oktober 2016 lalu. Dirinya kemudian diminta keterangan untuk dibuatkan berita acara pemeriksaan, 17 November 2016.

Sementara, Muhammad Asroi adalah satu dari tiga saksi yang dihadirkan pada sidang ke-7 kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sedangkan, dua saksi lainnya yakni Ibnu Baskoro, dan Imam Sudirman.

 

SUMBERMetrotvnews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR