Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki, ini fitnah yang harus dia pertanggungjawabkan.

JAKARTA, harianpijar.com – Salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Profesor Dr. Hamka, Alfian Tanjung, disomasi oleh Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki.

Pasalnya, somasi tersebut terkait pernyataan Alfian Tanjung bahwa Teten Masduki adalah kader Partai Komunis Indonesia (PKI) dan sering menggelar rapat PKI di kompleks Istana Presiden pada malam hari.

Menurut Teten Masduki, pernyataan itu viral di media sosial YouTube, sejak beberapa pekan terakhir. “Saya sudah kirim somasi sejak dua minggu lalu. Kami meminta saudara Alfian Tanjung untuk menarik ucapannya dan meminta maaf,” kata Teten Masduki di Kompleks Istana Presiden, Selasa 24 Januari 2017.

Lebih lanjut, Teten Masduki juga menjelaskan, tidak benar setiap jam 20.00 WIB ada rapat PKI. “Saya juga bukan kader PKI. Ini fitnah yang harus dia pertanggungjawabkan,” jelas Teten Masduki.

Selanjutnya, juga menurut Teten Masduki, dirinya sengaja melayangkan somasi terlebih dahulu. Karena, dirinya ingin memberikan kesempatan kepada Alfian Tanjung untuk menarik ucapan dan meminta maaf.

“Ya kami baik-baik dululah. Siapa tahu yang bersangkutan mendapatkan informasi yang keliru. Saya mau meluruskan dulu,” tegas Kepala Kantor Staf Presiden itu.

Tetapi, Teten Masduki hingga Selasa ini, belum menerima surat balasan dari Alfian Tanjung. Karena itu, Teten Masduki dan tim kuasa hukum yang diketuai Todung Mulya Lubis berecana melaporkan Alfian Tanjung ke Polda Metro Jaya.

Namun, Teten Masduki belum dapat memastikan kapan laporan di Polda Metro Jaya akan dibuat. Dirinya masih menunggu koordinasi tim kuasa hukum.

loading...