Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), saya minta dukungan dan doanya juga, saya harus permisi untuk ketemu pengacara saya, doakan saya karena besok (hari ini-red) masih sidang.

JAKARTA, harianpijar.com – Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menggelar sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Lain itu, sidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian ini, rencananya ada lima orang saksi yang akan dihadirkan oleh jaksa penuntut umum.

Sementara, dari lima saksi yang dihadirkan dalam persidangan, ada tiga saksi pelapor, yang melaporkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas tuduhan penistaan agama.

Mereka adalah Muhammad Asroi Putra diketahui sebagai pengurus Front Pembela Islam (FPI) Padangsidempuan yang melapor ke Polres setempat, Ibnu Baskoro adalah pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur yang melapor ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri dan Iman Sudirman. mewakili HMI Cabang Palu yang melapor ke Polda Sulawesi Tengah.

Sedangkan, dua saksi lainnya merupakan saksi fakta yang menyaksikan langsung pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyitir Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 51 dalam kunjungan kerjanya di Kepulauan Seribu pada 26 September 2016 lalu.

Mereka adalah Pegawai Negeri Sipil DKI Jakarta Yuli Hardi dan Nurcholis Majid. Diketahu Yuli Hardi merupakan Lurah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Sedangkan Nurcholis Majid juru kamera yang merekam pidato Ahok sebagai seorang pegawai tidak tetap di Dinas Komunikasi, Informasi dan Kehumasan.

Sebelumnya diketahui, ketiga saksi itu sebelumnya telah dipanggil di pengadilan namun tidak hadir pada persidangan sebelumnya. Karenanya, pekan lalu majelis hakim memutuskan menunda sidang dan akan melanjutkan sidang pemeriksaan saksi hari ini.

Sementara, menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menghadapi sidang hari ini, dirinya tidak memiliki persiapan khusus. “Seperti sidang sebelumnya hanya akan membaca BAP yang telah dikumpulkan tim pengacara. Ini mau pulang. Baca BAP,” kata Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat dikonfirmasi usai menghadiri peringatan ulang tahun Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri.

loading...