Tim pengacara Ahok, terlapor juga menyatakan menerima ribuan sms dan telepon tentang pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pulau Seribu.

JAKARTA, harianpijar.com – Ketua Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Muchsin Alatas dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya oleh Tim pengacara Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Pada Senin 23 Januari 2017 malam.

Sementara, isi salinan surat yang diterima, dari perwakilan pengacara, Rolas Sitinjak, tertulis pelapor atas nama Pahrozi selaku advokat. Sedangkan yang terlapor adalah Habib Muchsin Alatas alias Habib Muchsin.

Menurut Rolas Sitinjak, Muchsin dilaporkan melanggar pasal 242 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang memberikan keterangan palsu di bawah sumpah. “Yang dilaporkan tentang dia (Habib Muchsin-red) mengatakan bahwa dia merupakan perwakilan 39 ormas,” kata Rolas Sitinjak.

Laporan tersebut diterima dengan surat nomor LP/390/I/2017/Ditreskrimum, tertanggal 23 Januari 2017.

Lebih lanjut, juga menurut Rolas Sitinjak, bahwa terlapor juga menyatakan menerima ribuan sms dan telepon tentang pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pulau Seribu.

Isi surat yang disampaikan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai korban dalam kejadian yang terjadi pada 3 Januari di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Peristiwa disaksikan oleh tiga orang.

Sementara, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disidang karena dituding melakukan penistaan agama dengan menyitir ayat suci. Permasalahan ini telah mengundang reaksi keras masyarakat dan beberapa gelombang demonstrasi.

Sebelumnya, Rolas Sitinjak, juga telah melaporkan Sekretaris Jenderal FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin atas tuduhan serupa. Laporan diterima polisi dengan nomor LP/257/1/2017/PMJ/Ditreskrimum tanggal 16 Januari 2017.

“Pada fakta persidangan, Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah merekayasa kasusnya dia sehingga masuk penjara dan juga Habib Novel mengatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah membunuh dua anak buah (Novel) di penjara,” kata Rolas Sitnjak saat melapor bebera hari lalu.

loading...