Politikus Partai Hanura, Dadang Rusdiana, situasi nasional semakin memanas menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Karena itu dikhawatirkan situasi bertambah keruh jika ada komentar yang menimbulkan polemik.

JAKARTA, harianpijar.com – Politikus Partai Hanura meminta semua pihak, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta untuk dapat menahan diri menyikapi situasi nasional yang berkembang. Selain itu, SBY juga diminta jangan berkomentar yang berpotensi memperkeruh suasana.

Menurut politikus Partai Hanura, Dadang Rusdiana, mengatakan, setiap pemimpin memiliki kekurangan, baik era SBY maupun Presiden Joko Widodo (Jokowi). Lain itu, dirinya juga mengingatkan, seharusnya dalam situasi sekarang Presiden keenam Indonesia itu mendukung Presiden Joko Widodo.

“Harusnya kita dukung, kita hormati posisi Presiden jangan sampai dituduh lain-lain, apalagi penyebar hoax,” kata Dadang Rusdiana saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu 21 Januari 2017 kemarin.

Lebih lanjut, juga menurut Dadang Rusdiana, situasi nasional semakin memanas menjelang pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Karena itu, dirinya khawatir situasi bertambah keruh jika ada komentar yang menimbulkan polemik.

“Jangan dulu melontar pernyataan yang aneh-aneh, dinginkan dulu suasana. Kalau ingin bertanding arena dan ringnya sudah disiapkan, mau pilkada, pileg atau pilpres, tunggu saja,” tandas politisi Partai Hanura itu.

SUMBERSindonews.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR