Kasubag Humas Polres Cilacap, AKP Bintoro Warsono, kapal patroli Satuan Polisi Perairan juga akan diturunkan untuk menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi jalur keluar-masuk Nusakambangan - Ilustrasi.

CILACAP, harianpijar.com – Terkait adanya dua narapidana (napi-red) yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, petugas gabungan terus melakukan pencarian.

Menurut Kasubag Humas Polres Cilacap, AKP Bintoro Warsono, mengatakan, hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lapas dan lokasi lain yang diduga tempat persembunyian dua napi yang kabur itu.

Lebih lanjut, AKP Bintoro Warsono, pihaknya sudah memperketat penjagaan terutama di jalur masuk dan keluar Nusakambangan dengan melibatkan anggota Kepolisian Cilacap Selatan dan Kepolisian Subsektor Nusakambangan.

Lain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan disejumlah lokasi di sekitar Nusakambangan yang biasa digunakan sebagai tempat untuk bersandar perahu. Menurut rencananya, kami akan melanjutkan pencarian dengan melibatkan jumlah anggota yang lebih banyak lagi, agar kedua napi yang melarikan diri itu segera bisa ditangkap kembali.

“Kapal patroli Satuan Polisi Perairan juga akan diturunkan untuk menyisir wilayah perairan yang diduga menjadi jalur keluar-masuk Nusakambangan,” kata AKP Bintoro Warsono, Minggu 22 Januari 2017.

Selanjutnya, juga menurut AKP Bintoro Warsono, berdasarkan informasi petugas jaga di Polsubsektor Nusakambangan, kedua narapidana tersebut, diketahui melarikan diri pada Sabtu 21 Januari 2017, sekitar pukul 13.30 WIB, atas nama Syarjani Abdulah (40) dan M.Husein (43).

Dari hasil pemeriksaan di TKP, petugas Lapas Kelas I Batu dan anggota Polsubsektor Nusakambangan, ditemukan dua pasang sandal di bawah pagar Pos 3. Diduga dua pasang sandal tersebut milik narapidana yang melarikan diri.

Selain itu, kedua narapidana yang berhasil melarikan diri itu, juga diduga melarikan diri dengan cara naik tangga di Pos 3 yang tidak ada penjaganya, kemudian naik di atas pagar dan langsung melompat ke bawah.

Sementara, pada teras Pos 3 yang berada di sebelah utara, petugas gabungan mendapati ceceran darah yang diduga berasal dari luka seorang napi saat melarikan diri.

“Setelah kejadian tersebut petugas lapas dengan dibantu empat personel Polsubsektor Nusakambangan melakukan pengejaran di luar tembok Lapas Kelas I Batu hingga semak-semak yang berada di sekeliling lapas, namun keberadaan dua napi yang melarikan diri itu belum diketahui,” tandas AKP Bintoro Warsono.

loading...