Sylviana Murni Cawagub DKI
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni saat mengikuti debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017.

JAKARTA, harianpijar.com – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 1, Sylviana Murni, akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Kwarda Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.

Lain itu, surat panggilan pemeriksaan yang ditandatangani oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Polri Brigjen Akhmad Wiyagus, bernomor B/Pk-86/2017/Tipidkor perihal permintaan keterangan dan dokumen. Surat tersebut dilayangkan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri dan dikeluarkan pada Rabu 18 Januari 2017.

Selanjutnya, isi surat tersebut diberitahukan kepada Sylviana Murni, bahwa Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri saat ini sedang melakukan penyelidikan dalam pengelolaan dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi DKI di Kwarda Gerakan Pramuka DKI tahun 2014 dan 2015.

Guna kepentingan penyelidikan, calon wakil gubernur DKI Jakarta itu, diminta hadir untuk memberikan keterangan dengan membawa dokumen terkait. Menurut rencana, Sylviana Murni diminta hadir pukul 09.00 WIB, pada hari Jumat 20 Januari 2017 mendatang, untuk dimintai keterangan atau klarifikasi.

Sedangkan, pemanggilan mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sprin.lidik/04/I/2017/Tipidkor tanggal 6 Januari 2017 sesuai Laporan Informasi Nomor: LI/46/XI/2016/Tipidkor tanggal 24 November 2016.

Menurut Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri, Komisaris Besar Erwanto Kurniadi, mengatakan, pemanggilan Sylviana Murni terkait hal tersebut memang benar. “Benar mas,” kata Kombes Pol Erwanto Kurniadi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 18 Januari 2017.

SUMBERCNNIndonesia.com
BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR