andreas-hugo-pareira-pdip
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, merasa aneh dengan permintaan Rizieq Syihab yang ingin dimediasi dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

JAKARTA, harianpijar.com – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) merasa aneh dengan permintaan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang ingin dimediasi dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sementara, secara politis sama sekali tak ada alasan untuk mediasi dimaksud.

Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, dirinya merasa aneh dengan permintaan Rizieq Shihab yang ingin dimediasi dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Lebih lanjut, Andreas Hugo Pareira mengatakan, secara politik, kualifikasi Bu Mega itu Presiden RI Kelima. Juga Ketua Partai besar pemenang pemilu. “Beliau juga seorang negarawan,” kata Andreas Hugo Pareira, di Jakarta, Rabu 18 Januari 2017.

Sementara, juga menurut Andreas Hugo Pareira, menyoal pidato tentang Pancasila yang disampaikan Megawati Soekarnoputri, yang menjadi alasan Rizieq Shihab hendak melaporkan ke Kepolisian, ini dilakukan karena Megawati punya tanggung jawab terhadap bangsa dan negara ini. Apalagi, Indonesia ini didirikan oleh ayahnya sendiri, Bung Karno.

Selanjutnya, Andreas Hugo Paraira menjelaskan, kalau Megawati Soekarnoputri berbicara sesuatu, ada legitimasi politik yang jelas yang bisa dipertanggungjawabkan secara publik. Karena, hal itu dilakukan demi kepentingan PDI Perjuangan yang beliau pimpin maupun demi kepentingan bangsa ini.

“Yang pasti, Ibu Mega sangat hemat berbicara. Dan kalau beliau bicara, tentu punya dasar yang jelas dengan bobot politik dan moral kenegaraan yang bisa dipertanggungjawabkan,” tandas politisi PDI Perjuangan itu.

loading...