Salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja purnama (Ahok), Rolas B Sitinjak, kami lagi lakukan kajian hukumnya.

JAKARTA, harianpijar.com – Setelah melaporkan Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin atas dugaan kesaksian palsu, Tim kuasa hukum calon gubernur dengan nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selanjutnya akan melaporkan Irena Handono.

Menurut salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja purnama (Ahok), Rolas B Sitinjak, mengatakan, Novel Chaidir Hasan Bamukmin dan Irena Handono sama-sama menjadi saksi dari pihak pelapor dalam persidangan kasus dugaan penodaan agama yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, di Jakarta Selatan, Selasa 3 Januari 2017 lalu.

“Itu dalam waktu dekat kami juga akan mengambil tindakan hukum yang sama, ini kami lagi lakukan kajian hukumnya,” kata Rolas B Sitinjak, di Mapolda Metro Jaya, Senin 16 Januari 2017.

Lebih lanjut, Rolas B Sitinjak juga menegaskan, dirinya menyayangkan dari 12 saksi pihak pelapor, tidak ada satu pun yang mendengar dan melihat langsung pidato Ahok di Kepulauan Seribu. Lain itu, seluruh saksi dari pihak pelapor kasus dugaan penodaan agama hanya menyaksikan potongan video yang beredar di media sosial.

Selanjutnya, juga menurut Rolas B Sitinjak, juga menjelaskan, dari sekitar 6.500 detik durasi pidato Ahok yang diunggah ke YouTube oleh Dinas Kominfomas DKI Jakarta, hanya 16 detik yang dipotong dan dianggap menodai agama.

“Nanti kami lihat gimana kesaksiannya. Kalau memang kesaksiannya biasa saja, tidak ada fitnah, ya kami tidak akan melaporkan,” tandas salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seperti dilansir KOMPAS.com.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR