Salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Rolas B Sitinjak, versi fitnahnya keterlaluan ya. Kalau memang benar ya buktikan saja, tidak usah beropini, berwacana.

JAKARTA, harianpijar.com – Tim kuasa hukum calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), melaporkan Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin ke polisi.

Menurut salah seorang kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Rolas B Sitinjak, Novel Chaidir Hasan Bamukmin dilaporkan atas dugaan menyampaikan keterangan palsu saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama, pencemaran nama baik, dan fitnah.

“Jadi Habib Novel mengatakan pembunuhan terhadap kedua anak buahnya dilakukan Ahok, bahwa Ahok merekayasa kasusnya sehingga Habib Novel masuk penjara,” kata Rolas B Sitinjak, di Mapolda Metro Jaya, seperti dilansir KOMPAS.com, Senin 16 Januari 2017.

Lebih lanjut, Rolas B Sitinjak juga menegaskan, meski Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelumnya enggan melaporkan para saksi, kliennya itu merasa Novel Chaidir Hasan Bamukmin telah terlalu jauh memfitnahnya.

“Karena pengertian kami, ini sudah keterlaluan. Versi fitnahnya keterlaluan ya. Kalau memang benar ya buktikan saja, tidak usah beropini, berwacana,” tegas Rolas B. Sitinjak.

Sementara, Laporan diterima polisi dengan nomor LP/257/1/2017/PMJ/Ditreskrimum tanggal 16 Januari 2017.

Sedangkan dalam laporannya, kuasa hukum Ahok menyertakan bukti berupa rekaman sidang, transkrip dari rekaman itu, dan berita-berita yang disampaikan Novel. Kesaksian Novel yang dilaporkan ini ada dalam persidangan pada Selasa 3 Januari 2017 lalu.

Selanjutnya, Pasal yang digunakan untuk menjerat Novel Chaidir Hasan Bamukmin adalah Pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik dan Pasal 310 KUHP tentang Fitnah.

Sedangkan, Pasal lainnya adalah Pasal 316 KUHP soal apabila pihak yang merasa dihina adalah pejabat yang menjalankan tugas yang sah dan Pasal 242 KUHP yang mengatur soal keterangan palsu di bawah sumpah.

loading...