Kepala Ombusman RI Perwakilan Bengkulu, Herdi Puryanto,SE, diharapkan semua laporan tersebut pada tahun ini bisa berubah dan menjadi lebih baik lagi.

BENGKULU, harianpijar.com – Ombudsman RI Perwakilan Propinsi Bengkulu, dalam tahun 2016 menerima 174 laporan. Lain itu, laporan terbanyak adalah untuk instansi pemerintah yang ada di Propinsi Bengkulu.

Menurut Kepala Ombusman RI Perwakilan Bengkulu, Herdi Puryanto,SE, dari 174 laporan yang diterima pihaknya, laporan kepada pemerintah dan pemerintah daerah mencapai 40 persennya atau sebanyak 75 laporan. Selanjutnya, ditempat kedua disusul instansi Polri sebanyak 21 laporan, kemudian sekolah negeri dengan 17 laporan dan BUMD/BUMN sebanyak 12 laporan.

Lebih lanjut, menurut Herdi Puryanto, dari 174 laporan sebanyak 133 laporan berhasil diselesaikan dan sudah ditutup. “Ada 28 laporan lagi yang masih dalam proses,” kata Herdi Puryanto, di Bengkulu , Senin, 16 Januari 2017.

Lain itu, Herdi Puryanto, juga menjelaskan, persoalan yang dikeluhkan masyarakat, dugaan administrasi yang dilakukan instansi terlapor mulai dari penundaan berlarut, tidak berkompeten, penyimpangan prosedur, permintaan imbalan uang hingga tidak memberi pelayanan.

Sementara, dari 174 laporan tersebut sebanyak 135 laporan atau 77 persennya, merupakan masyarakat yang datang langsung ke Kantor Ombudsman.

Sedangkan sisanya sebanyak 17 laporan diterima melalui telepon, 16 laporan melalui media massa, tiga laporan lewat surat, dua laporan lewat surat elektronik atau e-mail dan satu laporan hasil investigasi.

“Kita harapkan semua laporan tersebut pada tahun ini bisa berubah dan pelayanan public di lingkup Pemerintah Daerah, Kepolisian dan lain sebagainya menjadi lebih baik lagi,” tandas Herdi Puryanto.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR