Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Fauzan Rachman, GMBI dikenal keras dan tegas menyuarakan sikapnya membela masyarakat tertindas. Saat kehadiran beliau untuk membina GMBI, justru membawa perubahan positif bagi organisasi tersebut.

BANDUNG, harianpijar.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, mengakui kalau dirinya menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Namun, sejak kapan dirinya membina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang saat ini telah menghimpun anggota 1,5 juta yang tersebar di 10 propinsi.

Selanjutnya, nama organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menjadi sorotan publik setelah mencuatnya insiden kericuhan di depan Mapolda Jabar, pada Kamis 12 Januari 2017 baru lalu.

Lain itu, massa Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) bersama sejumlah ormas lainnya datang mengawal pemeriksaan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, terkait perkara penodaan Pancasila berdasarkan laporan Sukmawati Soekarnoputri dan saat itu, turut hadir massa Front Pembela Islam (FPI).

Menurut Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Fauzan Rachman, organisasi masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berdiri sejak tahun 2002 dan bermarkas pusat di Kota Bandung.

Lebih lanjut, Fauzan Rachman menegaskan, sejak 2009 Anton Charliyan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina GMBI. Dimana sebelumnya Anton Charliyan menjabat sebagai Kapolwil Priangan. “Beliau (Anton Charliyan-red) ini tujuannya sangat baik yaitu mau mendidik kita,” kata Fauzan Rachman saat dikonfirmasi di rumah makan Bale Gazebo, Kota Bandung, seperti dilansir detikNews, Senin 16 Januari 2017.

Lebih lanjut, menurut Fauzan Rachman, waktu itu Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dikenal keras dan tegas menyuarakan sikapnya membela masyarakat tertindas. Namun, saat kehadiran beliau (Anton Charliyan-red) membina GMBI, justru membawa perubahan positif bagi organisasi tersebut.

“Kang Anton ini mendidik kita untuk lebih beradab, bermoral dan beretika sehingga kita makin solid. Sebelumnya kan GMBI ini keras dan kasar dan sampai saat ini jumlah anggota GMBI di 10 provinsi di Indonesia ada 1,5 juta orang. Kalau di Jawa Barat jumlahnya 256 ribu orang,” jelas Fauzan Rachman.

Sementara, Fauzan Rachman juga membantah, kalau kedatangan massanya ke Mapolda Jabar pada Kamis 12 Januari 2017 baru lalu atas perintah Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan, yang juga Ketua Dewan Pembina GMBI.

“Perlu diluruskan, kedatangan massa GMBI ke Polda Jabar waktu itu bukan perintah atau instruksi Kang Anton. Jadi gerakan massa itu (datang ke Polda Jabar) dari Ketua Umum yaitu saya,” tandas Fauzan Rachman.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR