Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohamad Iriawan, pihaknya akan segera memanggil Rizieq Shihab, terkait pernyataannya bahwa uang rupiah baru menampilkan logo palu dan arit.

JAKARTA, harianpijar.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohamad Iriawan menanggapi santai omongan dan permintaan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, yang meminta Kapolri mencopot jabatannya.

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohamad Iriawan, siapa yang mau mencopot. “Emang siapa dia (Rizieq Shihab-red) mau copot saya, enak saja,” kata Irjen Pol Mohamad Iriawan di Mabes TNI, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin 16 Januari 2017.

Lain itu diketahui, pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot Irjen Pol Mohamad Iriawan, karena diduga melakukan kriminalisasi, provokatif, dan menyalahgunakan jabatan.

Bahkan, selain Irjen Pol Mohamad Iriawan, Rizieq Shihab juga meminta Kapolri untuk mencopot Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan. Menurut, Rizieq Shihab, Irjen Pol Anton Charliyan telah membiarkan insiden penyerangan dan penganiayaan terhadap FPI yang dilakukan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Selanjutnya, untuk memuluskan maksudnya, Rizieq Shihab mengerahkan massa FPI untuk berunjuk rasa di depan Mabes Polri, hari ini. Diketahui, massa FPI saat ini sedang berkumpul di depan gedung Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri.

Lain itu juga, menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohamad Iriawan, menjelaskan, pihaknya akan segera memanggil Rizieq Shihab, terkait pernyataannya bahwa uang rupiah baru menampilkan logo palu dan arit.

Bahkan, pihaknya juga akan memproses laporan masyarakat lainnya terkait dugaan pidana yang dilakukan Rizieq Shihab.

“Kasus uang bilang palu arit itu. Jelas kok UU mengatur ujaran kebencian. Sudah jelas BI mengatakan itu uang bukan palu arit. Itu ada nama sistem pengamanan uang dari tahun 2001. Dilihat terawang jelas logo BI bukan palu arit. Kami akan panggil,” tegas Irjen Pol Mohamad Iriawan.

Lebih lanjut, Irjen Pol Mohamad Iriawan, Jaringan Muda Anti Fitnah (JIMAF) sebelumnya melaporkan Rizieq Shihab karena ucapannya di depan publik terkait logo ‘palu arit’ yang dikonotasikan dengan simbol PKI dalam uang baru Indonesia.

Sedangkan, menurut Irjen Pol Mohamad Iriawan, tidak ada satupun organisasi masyarakat di Indonesia yang kebal hukum, termasuk Front Pembela Islam (FPI). Jika ormas itu bermasalah, polisi akan menindak tegas.

“Tidak ada kebal hukum, nanti kami lihat perkembangannya kalau ada pelanggaran hukum. Enggak ada ragu-ragu,” kata Kapolda Metro Jaya itu.

Bahkan, Irjen Pol Mohamad Iriawan membantah, bahwa Front Pembela Islam (FPI) mendapat dukungan dari pihak TNI maupun Polri. Namun, sebaliknya menurut Irjen Pol Mohamad Iriawan, Front Pembela Islam (FPI) sebagai ormas intoleran dan akan ditindaklanjuti jika terbukti melanggar hukum. “Mereka ormas intoleran, ditindaklanjuti kalau melawan hukum,” tandas Irjen Pol Mohamad Iriawan.

loading...