Pengguna jasa Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Edi Heryanto, praktek pungli tersebut sudah sedikit berkurang dari biasanya tetapi diduga masih saja menjadi tradisi.

BENGKULU, harianpijar.com – PT Pelindo Bengkulu diminta agar terus berbenah diri, dan dapat menghilangkan segala bentuk pungutan liar (pungli), dalam setiap aktifitas kepelabuhan di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.

Menurut salah seorang pengguna jasa Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Edi Heryanto, untuk menghilangkan praktek tersebut, tidak mudah, apalagi dengan waktu yang relative singkat, tidak mungkin lah.

Lebih lanjut, Edi Heryanto, mengatakan, saat ini praktek pungli tersebut sudah sedikit berkurang dari biasanya tetapi diduga masih saja menjadi tradisi. Bahkan, bukan saja setiap pengguna jasa kepelabuhan, tetapi juga pihak luar sudah mengetahuinya.

Selanjutnya, Edi Heryanto juga menegaskan, dugaan terjadinya praktek pungli itu, sekarang ini cara dan bentuknya juga sudah berbeda. Karena penyedia jasa kepelabuhan yang telah membantu, tetapi pengguna jasa dengan mengedepankan rasa kemanusiaan juga memberikan bantuan.

“Hanya saja bantuan yang diberikan tersebut, telah menjadi kebiasaan yang dinilai kurang baik bagi penyedia jasa,” kata Edi Heryanto, di Bengkulu, Minggu 15 Januari 2017.

Sementara General Manajer PT Pelindo Bengkulu, Drajat Sulistio, menjelaskan, dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap setiap pengguna jasa kepelabuhan di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, pihaknya saat ini terus membenahi Sistem Operasional Prosedur (SOP).

Namun, sebagai penyedia jasa pihaknya juga memiliki target.

“Kedepan saya janjikan akan adanya sinergitas secara bersama-sama dari pengguna jasa. Sehingga pelayanan yang diberikan pihaknya bisa menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya,” tandas Drajat Sulistio.

loading...