Kasi Penkum Kejati Bengkulu Ahmad Fuadi, pihaknya akan terus mengembangkan keterangan yang diperoleh dari para saksi-saksi lainnya.

BENGKULU, harianpijar.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Propinsi Bengkulu, akan menindak tegas hingga menenggelamkan bangkai kapal yang ada di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Lain itu, secara tidak langsung telah mengganggu aktifitas bersandarnya kapal nelayan.

Menurut Kepala DKP Provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan, pihaknya saat ini sedang koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Bengkulu untuk meminjam alat guna menenggelamkan kapal tersebut. “Kedepan tidak ada lagi bangkai-bangkai kapal di PPI. Karena itu wajib untuk kita bersihkan atau ditenggelamkan,” kata Ricky Gunawan, kepada wartawan, Kamis, 12 Januari 2017.

Lebih lanjut, Ricky Gunawan, juga menjelaskan, keberadaan bangkai kapal tersebut, sangat menganggu aktivitas nelayan yang akan bersandar di PPI. Kalau dilihat dari bentuknya, dipastikan sudah bertahun-tahun bangkai kapal tersebut berada di PPI.

“Ini jelas mengganggu, karenanya kita akan segera bersikap. Makanya kita tunggu kesiapan Dinas PU, dan tidak perlu memakai bahan peledak. Apalagi suratnya sudah saya tandatangani dan sudah dikirimkan untuk meminta bantuan alat guna melakukan pembersihan di pelabuhan,” jelas Ricky Gunawan.

Sementara, juga menurut Ricky Gunawan, untuk anggaran menenggalamkan kapal tersebut, pihaknya tidak menyiapkan dan itu akan dibebankan kepada pemilik kapal.

“Anggaranya kita bebankan kepada pemilik kapal, sebab di DKP tidak ada anggaran untuk pembersihan dan penenggelaman kapal itu,” kata Ricky Gunawan.

Sedangkan mengenai potensi dalam mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PPI, Ricky Gunawan, menegaskan, pihaknya masih akan mengkajinya secara mendalam terkait peluang kemungkinan adanya PAD dari pelabuhan ini. “Selama ini memang belum ada sama sekali PAD dari PPI. Kedepan kita masih pikirkan dan akan dikaji terlebih dahulu peluangnya,” tandas Ricky Gunawan.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR