Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Atisar Sulaiman, pihaknya akan memaksimalkan program dengan mentransfer pengetahuan kepada nelayan, melalui buku-buku di Perpustakaan Daerah.

BENGKULU, harianpijar.com – Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Bengkulu akan membuka perpustakaan di kampung nelayan yang ada di wilayah Bengkulu. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung program kemaritiman yang dicanangkan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti.

Menurut Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Atisar Sulaiman, selama ini perkampungan nelayan selalu terkucilkan dan miskin. Karena itu pihaknya akan memaksimalkan program dengan mentransfer pengetahuan kepada nelayan, melalui buku-buku di Perpustakaan Daerah.

“Rencana nantinya buku-buku yang akan ada di perpustakaan kampong nelayan, merupakan buku-buku yang berisi tentang penambahan wawasan bagi nelayan, misalnya cara memelihara ikan, cara mengawetkan ikan dan sebagainya,” kata Atisar Sulaiman, di Bengkulu, Kamis 12 Januari 2017.

Lebih lanjut, Atisar Sulaiman, juga menjelaskan, untuk mensukseskan program ini dan bisa berjalan dengan baik, pihaknya tidak bekerja sendiri. Tetapi bekerjasama dengan Kepala Desa terkait dengan lokasi-lokasi perpustakaan dan minat masyarakat setempat.

Sementara, Atisar Sulaiman, mengatakan, menurut rencana perpustakaan kampung nelayan akan dibuka di Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur. “Selanjutnya di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko,” jelas Atisar Sulaiman.

Namun, dirinya berharap, melalui program perpustakaan ini, masyarakat nelayan dan anak-anak selaku generasi penerus bangsa dapat lebih cerdas. Sehingga ilmu yang diperoleh dari buku bisa mengaflikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Intinya bagaimana kita bisa mencerdaskan anak-anak nelayan dan masyarakat pantai. Bisa melakukan transformasi ilmu dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Atisar Sulaiman.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR