Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), banyak kampanye hitam yang selama ini menjadi pertanyaan publik.

JAKARTA, harianpijar.com – Terkait pencalonannya sebagai gubernur di Pilgub DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), merasa kerap mendapatkan fitnah dan kampanye hitam. Lain itu, dirinya akan menjadikan debat kandidat sebagai tempat mengklarifikasi dua hal tersebut.

Menurut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), banyak kampanye hitam yang selama ini menjadi pertanyaan (publik). “Pertanyaan tersebut, saat di debat publik (jadi) kesempatan menjelaskan,” kata Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kantor Kaskus, di Jakarta, Kamis 12 Januari 2017.

Lebih lanjut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjelaskan, dirinya tidak akan gentar dengan berbagai tuduhan tak beralasan, yang dialamatkan kepada dirinya. Karena itu, dirinya malah semakin tertantang untuk membuktikan bahwa tuduhan itu fitnah belaka.

“Dengan saya jelaskan, mudah-mudahan cara seperti itu (penjelasan di debat kandidat) masyarakat bisa percaya kembali,” jelas mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sedangkan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meyakini, publik akan mendapatkan informasi yang jernih saat penjelasan dalam debat kandidat tersebut. Diharapkan, publik harus mendengar secara langsung. “Orang bisa menilai kan, ternyata ini fitnah dan kampanye hitam. Jadi enggak bisa bohong juga,” tegas calon gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut dua itu.

Sebelumnya diketahui, KPU DKI Jakarta akan menggelar debat terbuka yang pertama bagi kandidat yang bertarung di Pilgub DKI Jakarta 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan dan disiarkan secara langsung pada Jumat 13 Januari 2017 malam.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR