Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Sendjun Manullang,SH,MH, apabila diketahui bisa segera ditangkap oleh jajaran Kejaksaan setempat, untuk diproses secara aturan yang berlaku.

BENGKULU, harianpijar.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu hingga saat ini masih terus mencari 6 dari 10 orang tersangka tindak pidana korupsi yang terdaftar di Daftar Pencarian Orang (DPO), yang keberadaannya masih belum terlacak.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Sendjun Manullang,SH,MH mengatakan, dalam pencarian 6 orang DPO, itu merupakan salah satu Pekerjaan Rumah (PR) terberatnya. Lain itu, dirinya telah memerintahkan jajarannya untuk mencari informasi sampai diketemukan.

“Kita juga terus meminta bantuan pada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, untuk ikut melacak para tersangka yang belum diketahui keberadaannya. Apabila diketahui, bisa segera ditangkap oleh jajaran Kejaksaan setempat, untuk diproses secara aturan yang berlaku,” kata Sendjun Manulang, saat dikonfirmasi, Kamis 12 Januari 2017.

Sementara berdasarkan data, 6 dari 10 orang DPO Kejaksaan Tinggi Bengkulu yang belum diketahui keberadaannya itu, diantaranya mantan Bupati Mukomuko IY yang merupakan tersangka dugaan tindak pidana korupsi penyalah-gunaan anggaran bantuan keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko tahun 2012.

Selanjutnya, ZM, terkait kasus lampu jalan tahun anggaran 2007 sampai 2009. Kemudian, MK kasus jalan di Kabupaten Seluma dan CR kasus pengendali banjir.

Sedangkan, untuk DPO yang berhasil ditangkap dan menyerahkan diri ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Jawawi terkait kasus Jogging Track tahun anggaran 2007 hingga 2009 dengan dana sebesar Rp 3,4 miliar. Mantan Bupati Seluma Murman Effendi, terkait kasus Multi Years Kabupaten Seluma tahun 2011, dengan anggaran Rp 300 milyar.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR