Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Sudoto, Gubernur sehat dan masih bisa bercanda seperti biasa.

BENGKULU, harianpijar.com – Kecelakaan tunggal yang dialami Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, Selasa 10 Januari 2017, mengakibatkan bahu kiri gubernur bergeser dan retak. Sehingga perlu perawatan khusus.

Selain itu, pasca kecelakaan tunggal di liku sembilan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah itu, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kemayoran, Jakarta.

Menurut Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Sudoto, gubernur yang sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu, saat ini dirujuknya ke Jakarta untuk perawatan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Sudoto juga menjelaskan, dirujuknya Gubernur Bengkulu ke Jakarta bukan karena RS M.Yunus Bengkulu tidak sanggup menangani, melainkan riwayat kesehatannya sudah ada di Rumah Sakit tersebut.

“Kondisi kesehatan Gubernur sehat dan masih bisa bercanda seperti biasa. Akibat kecelakaan itu bahu kiri memang bergeser dan retak. Sehingga perlu perawatan khusus,” kata Sudoto kepada wartawan, di Bengkulu, Rabu 11 Januari 2017.

Selanjutnya, Sudoto juga menegaskan, untuk mengembalikan kondisi fisik seperti semula, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti diperkirakan akan menjalani perawatan selama 6 hari.

“Selama enam hari itu sudah terlalu lama, kemungkinan dalam dua atau tiga hari ini mudah-mudahan sudah bisa menjalankan aktifitas seperti semula,” tegas Sudoto.

Sementara diketahui, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti berangkat menuju Jakar pada Rabu 11 Januari 2017 pagi dengan menggunakan Pesawat Susi Air dari Bandara Fatmawati Bengkulu.

Sebelumnya, Sudoto juga memastikan, untuk pengawalan kegiatan “Meeting on the Road” atau peninjauan proyek lapangan yang dilakukan Gubernur Bengkulu menggunakan kendaraan roda dua, sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Bahkan, kondisi kendaraan yang dipakai dalam keadaan baik dan selama perjalananan di dampingi anggota kepolisian, ambulance, dokter termasuk mobil Patwal.

“Perjalanan selama satu hari dari Kota Bengkulu menuju Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang sampai terjadinya kecelakaan, untuk istirahat dinilai cukup, apalagi kalau kecapean kemungkinan juga tidak,” kata Sudoto.

Lain itu. Sudoto juga mengatakan, dengan kondisi Gubernur Bengkulu sekarang ini, tidak menganggu jalannya roda pemerintahan. Pasalnya diyakini Gubernur akan bisa segera menjalankan tugas seperti biasanya.

“Saya kutip pernyataan Gubernur, sambil bercanda dibilangnya masih ada dua daerah lagi yang belum di datangi. Mukomuko dan Kaur. Semangatnya bagus sekali,” ucapnya.

Sedangkan, kecelakaan tunggal yang dialami Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti telah menarik perhatian masyarakat khususnya di media social. Berbagai komentar yang ada, sebagian besar mengandung nilai positif dengan mendoakan Gubernur segera pulih dari sakitnya.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR