Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, jangan sampai masyarakat menilai ada perlakuan istimewa, jangan sampai ada perlakuan berbeda.

JAKARTA, harianpijar.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta aparat penegak hukum tidak mengistimewakan terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Lantaran, meski telah menjadi terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hingga kini tidak ditahan.

Menurut Fadli Zon, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah tersandung kasus penistaan agama dan kini statusnya telah menjadi terdakwa.

“Seharusnya kalau status orang sudah menjadi terdakwa apapun alasanya harusnya ditahan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak ditahan. Demi keadilan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus ditahan,” kata Fadli Zon di Gedung Parlemen DPR, seperti dilansir SINDOnews.com, Jakarta, Rabu 11 Januari 2017.

Lebih lanjut, Fadli Zon menegaskan, status Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tidak dilakukan penahanan bisa membuat masyarakat menilai jika pemerintah ataupun penegak hukum memperlakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara istimewa.

“Rakyat kita ini menilai dan kita sudah ada di era informasi yang sangat terbuka. Jangan sampai masyarakat menilai ada perlakuan istimewa, jangan sampai ada perlakuan berbeda,” tandas Fadli Zon.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR