Cristiano Ronaldo Pemain Terbaik FIFA

harianpijar.com – Cristiano Ronaldo terpilih sebagai pemain terbaik versi FIFA edisi pertama pada Senin, 9 Januari 2017 waktu setempat, setelah mengungguli rival abadinya Lionel Messi dalam hasil voting.

Ronaldo berhasil memenangkan 34,54 persen suara, sementara Messi diurutan ke dua dengan 26,42 persen suara dan diikuti Griezmann dengan 7,53 persen suara.

Sang Megabintang Real Madrid itu mendapat penghargaan karena berhasil membawa Madrid keluar sebagai juara di Liga Champions 2016 dan juga berhasil menjuarai Piala Eropa 2016 bersama Portugal.

Sedangkan Barcelona mengatakan bahwa pertandingan Rabu melawan Athletic Bilbao akan menjadi prioritas utama dibanding acara pemberian penghargaan tersebut, dan tidak seorang pun pemain mereka yang diundang akan datang ke acara itu.

“Saya akan senang seandainya Messi ada di sini pada hari ini namun mereka memiliki pertandingan penting pada Rabu, dan kita dapat memahaminya,” kata Ronaldo setelah menerima penghargaan dari presiden FIFA Gianni Infantino.

“Tidak banyak yang dapat saya katakan, menurut saya penghargaan ini dapat berbicara sendiri,” tambahnya. “Saya sangat bahagia dan saya dapat berkata bahwa 2016 merupakan tahun terbaik dalam karir saya, trofi memperlihatkan bahwa orang-orang tidak buta dan menyaksikan pertandingan.”

FIFA, mengorganisir penghargaan gabungan bersama majalah France Football dari 2010 sampai 2015 ketika penghargaan itu disebut Ballon d’Or, menamai ulang sebagai “The Best” pada tahun ini setelah berpisah dengan majalah Prancis tersebut.

France Football meneruskannya dengan penghargaannya sendiri yang juga telah dimenangi Ronaldo bulan lalu.

Acara pemberian penghargaan ini, yang sebelumnya diselenggarakan di teater Kongresshaus, Zurich tengah, tahun ini berlangsung di tempat yang lebih sederhana yaitu di studio televisi pada daerah industrial dekat bandara.

Dilain itu, Claudio Ranieri memenangi penghargaan untuk pelatih terbaik atas keberhasilannya membawa Leicester City menjuarai Premier League.

Ranieri mengatakan dirinya “gila” setelah memenangi penghargaan pelatih terbaik, dengan mengungguli Fernando Santos, yang memimpin Portugal menjuarai Piala Eropa 2016.

“Saya sekarang gila,” katanya. “Apa yang terjadi musim lalu di Inggris adalah sesuatu yang aneh. Dewa-dewa sepak bola berkata Leicester harus menang.”

Klub Kolombia Atletico Nacional mendapat penghargaan Fair Play karena keikhlasan mereka memberikan gelar Piala Sudamericana ke tim Brazil Chapecoense, yang timnya hancur akibat kecelakaan pesawat menjelang pertandingan final dengan menewaskan 71 orang.

“Kami tidak melakukan lebih dari apa yang dapat kami lakukan. Memberikan trofi ini kepada mereka sebagai simbol harapan,” ujar presiden klub Juan Carlos de La Cuesta.

Untuk pemain terbaik putri, pesepakbola AS Carli Llyod memenangi penghargaan kedua kalinya secara berturut-turut.

Mohd Faiz Subri, dari klub Malaysia Penang, memenangi penghargaan gol terbaik, melalui tendangan bebasnya dari jarak 35 meter yang melintas dan melengkung dengan cara tidak biasa untuk mengecoh kiper tim lawan.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR