Wakil Gubernur Bengkulu Dr.H.Rohidin Mersyah, MMA, bagi para investor sangat menguntungkan untuk investasi di Bengkulu.

BENGKULU, harianpijar.com – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu saat ini berada pada rata-rata diatas nasional, sementara untuk angka inflasi Provinsi Bengkulu saat ini sesuai target pemerintah pusat pada angka 5,0 persen. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu Dr.H.Rohidin Mersyah, MMA, saat digelarnya konfrensi pers, terkait pertumbuhan ekonomi Bengkulu.

Menurut Dr.H. Rohidin Mersyah,MMA, Bengkulu tidak memberikan kontribusi negatif terhadap inflasi, target pemerintah pusat juga pada angka itu. Lain itu, untuk di wilayah Sumatera yang angka inflasinya diatas angka 6 persen, yakni Provinsi Sumatera Utara dan Bangka Belitung.

Lebih lanjut, Dr.H. Rohidin Mersyah,MMA, menegaskan, melihat sat variabel transportasi udara terhadap inflasi Bengkulu saat ini tinggi. Ini dikarenakan, pada musim-musim tertentu harga tiket itu berada di bawah pada ambang batas.

“Saat liburan, tiket pesawat berada pada ambang batas Rp Rp 800 ribu hingga Rp 1,5 juta. Ini yang menjadikan inflasi naik,” kata Dr.H. Rohidin Mersyah,MMA, di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu 4 Januari 2017 sore.

Namun, jika variabel transportasi udara ini dikeluarkan, angka inflasi Bengkulu itu hanya 3,4 persen dan Bengkulu merupakan terendah ketiga di Sumatera. Karena, dengan posisi pertumbuhan ekonomi berada pada angka 5,2 persen, sementara inflasi Bengkulu berada pada angka 5,0 persen, membuat posisi Bengkulu sangat diuntungkan.

“Hal ini, bagi para investor sangat menguntungkan untuk investasi di Bengkulu,” tandas Dr.H.Rohidin Mersyah,MMA.

Diketahui, saat digelarnya konfrensi pers, Wakil Gubernur Bengkulu Dr.H. Rohidin Mersyah,MMA, didampingi Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu, Endang Kurnia, Kadivre Bulog Bengkulu, Agung Subali Gunawan, Plt.Sekdaprov Bengkulu Ir.H.Sudoto,M.Pd dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu Yuliswani,SE.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR