Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu, Syafriandi M.Si, setelah tahun lalu menata beberapa jalan, trotoar dan drainase, tahun 2017 ini Pemerintah Kota Bengkulu akan menata kembali patung yang berada disetiap persimpangan

BENGKULU, harianpijar.com – Pemerintah Kota Bengkulu dalam kepemimpinan Walikota H. Helmi Hasan,SE, semakin gencar untuk menata Kota Bengkulu.

Karena itu rencananya, Pemerintah Kota Bengkulu tahun 2017 ini, akan menata kembali patung yang berada disetiap persimpangan jalan, yang berbentuk manusia akan diganti dengan patung yang mengambarkan ciri khas kawasan persimpangan tersebut.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu, Syafriandi M.Si, mengatakan, setelah pada tahun lalu menata beberapa jalan, trotoar dan drainase. Maka tahun 2017 ini, Pemerintah Kota Bengkulu juga akan menata kembali patung yang berada disetiap persimpangan.

“Proyek itu akan kita lakukan di 2017, totalnya sekitar 12 titik yang akan kita rubah bentuknya,” kata Syafriandi M.Si saat dikonfirmasi, di Bengkulu, Senin 2 Januari 2017.

Lebih lanjut, Syafriandi M.Si juga menjelaskan, untuk penataan ini tidak dilakukan sembarangan, karena nantinya akan menjadi salah satu unsur penilaian buat Kota Bengkulu.

Sementara, menurut konsep, akan merubah dengan menyesuaikan kondisi di kawasan persimpangan, seperti Simpang Gedungan Pemuda dan Olahraga (GOR) yang saat ini masih berbentuk tugu tabot, maka akan diganti menjadi patung medali atau sesuatu yang mengambarkan kawasan olahraga dan pelajar.

“Karena sudah dilakukan pelebaran jalan, maka nanti posisi tugu patung itu akan kita simetriskan agar posisinya benar-benar ditengah,” jelas Syariandi M.Si.

Lebih lanjut, Syafriandi M.Si, di Simpang Padang Harapan patung yang berbentuk orang yang melambaikan tangan, akan diganti dengan patung piala Adipura, sehingga ketika ada kunjungan tamu dari luar, memberikan kesan bahwa Kota Bengkulu adalah kota yang bersih.

Begitu juga dengan persimpangan lain, akan diganti dengan penghargaan-penghargaan yang pernah diterima Walikota seperti piala kesehatan, Wahana Tata Nugraha (WTN) dan lain sebagainya.

“Jadi, memang kita mengedepankan bahwa di situ identik dengan ciri khas apa yang ada di kawasan itu. Hal itu juga menandakan bahwa Pemda Kota Bengkulu pernah mendapatkan penghargaan,” kata Syafriandi.M.Si.

Lain itu, juga menurut Syafriandi M.Si, tugu patung yang akan kembali ditata yakni patung di Simpang 4 Polda, Simpang 4 Panorama, Simpang 3 GOR, Simpang 4 Padang Harapan, Simpang 3 Polres atau BI, Simpang 4 Skip, Simpang Jam, Simpang Kampung Bali, Simpang Rumah Sakit Bhayangkara, Simpang Korem dan Simpang SLB.

Diketahui, untuk melakukan penataan kembali patung-patung dipersimpangan itu, Pemerintah Kota Bengkulu telah dianggarkan pada tahun 2017. “Anggarannya sekitar Rp 12 miliar untuk normalisasi 12 titik persimpangan itu. Tapi untuk perencanaannya memang sudah selesai dan sudah kita rapatkan,” tandas Syafriandi M.Si.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Heri Ifzan SE, mengatakan, dalam konsep pembangunan ini harus melalui pertimbangan yang matang. Jika dilihat dari dasar kebutuhan hal tersebut bukanlah skala prioritas.

Namun, jika Dinas Pekerjaan Umum sudah melakukan perencanaan maka pihaknnya berharap agar efisiensi anggaran bisa dilakukan dan jangan sampai mubazir.

“Kalau memang tidak layak diganti, kenapa harus diganti. Terus ada pergantian ikon-ikon yang sudah dibuat oleh pemerintah sebelumnya. Kalau memang hal ini masih bagus ya harus dipertahankan, untuk apa kita buang-buang biaya tanpa ada efektifnya,” kata Heri Ifzan.SE ditempat terpisah.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR