Vinales Yamaha 1
(foto: motogp.com)

harianpijar.com – Musim MotoGP 2016 memang telah berlalu dan meninggalkan beberapa kenangan, diantaranya pada musim 2016 terdapat sembilan pemenang yang berbeda dan itu belum pernah terjadi dalam 68 tahun selama digelarnya premier class.

Kesembilan pemenang berbeda itu adalah Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP), Jack Miller (EG0,0 Marc VDS), Marc Marquez dan Dani Pedrosa (Repsol Honda), Cal Crutchlow (LCR Honda), Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso (Ducati) dan Maverick Viñales (Suzuki Ecstar).

Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa persaingan di MotoGP sudah lebih kompetitif, terlebih lagi sejak Dorna memberlakukan ECU (Engine Control Unit) yang sama untuk semua motor di MotoGP.

Sekarang tim-tim MotoGP sudah bersiap untuk memasuki babak baru. Musim 2017 dirasa akan lebih baik dan lebih berbeda lagi dari musim 2016 lalu.

seperti dikutip harianpijar.com dari laman motogp.com, Selasa, 3 Januari 2017, berikut 6 alasan kenapa musim 2017 menjadi lebih baik dari 2016:

Lorenzo di Ducati

Lorenzo Ducati
(foto: motogp.com)

2016 adalah tahun yang luar biasa bagi tim Ducati. Sekarang, Jorge Lorenzo, yang sudah 5 kali Juara Dunia bergabung dengan tim, berpasangan dengan Andrea Dovizioso yang tampil cukup apik di 2016. Dengan hasil tes pertama positif di Valencia, cerita ini pasti menjadi daya tarik di musim mendatang.

Viñales di Yamaha

Vinales Yamaha
(foto: motogp.com)

Pemenang balapan di sirkuit Silverstone untuk pertama kalinya di kelas MotoGP dan Juara Dunia Moto3 pada 2013 akan segera mulai menebar ancaman. Bergabung Ke Yamaha dipasangkan dengan Valentino Rossi yang sudah 9 kali juara dunia tentu menjadi amunisi hebat bagi Yamaha. Viñales mencari mahkota pertama MotoGP dan Rossi berburu untuk gelar juara dunia kesepuluh.

Iannone di Suzuki

Iannone ke Suzuki
(foto: motogp.com)

Dengan motor yang cepat, menunjukkan perkembangan luar biasa untuk membuktikan di lima besar, podium dan menjadi pesaing juara. Andrea Iannone akan menjadi pebalap yang menarik untuk diawasi. ‘The Maniac’ akan berusaha keras untuk memenangkan lomba – dan tahu motor mampu melakukannya.

KTM bergabung ke MotoGP

KTM ke MotoGP
(foto: motogp.com)

Setelah menjadi wildcard lewat pebalap Mika Kallio di babak final 2016, pabrikan asal Austria ini akan tampil penuh pada tahun 2017. Mengusung duet Bradley Smith dan Pol Espargaro dalam daftar line-up, serta menggunakan kerangka baja tubular yang unik sudah membuatnya menonjol, tentu akan menjadi salah satu yang menarik pada musim depan.

#WingletWatch berakhir

Winglet berakhir
(foto: motogp.com)

Hal yang menarik tentang kemenangan Dani Pedrosa di Misano adalah mesin Repsol Honda yang digunakan ‘Baby Samurai’ tidak terpasang Winglet. Di 2017 Mata akan tertuju pada Ducati setelah jatuhnya era Winglet, dengan pertanyaan besar di bibir kebanyakan orang mengenai kinerja motor Ducati jika tanpa penambahan Winglet.

Empat wajah baru di MotoGP

Zarco ke Yamaha Tech 3
(foto: motogp.com)

Musim 2017 MotoGP kedatangan empat rookie dari Moto2. Juara dunia Moto2 Johann Zarco, bergabung ke Yamaha Tech 3 bersama mantan saingannya di Moto2, Jonas Folger. Lain itu, Alex Rins berlabuh di tim Suzuki Ecstar, dan Sam Lowes ke Aprilia Racing Team Gresini. Siapakah yang akan merebut gelar ‘Rookie of the Year’ 2017?, tentu akan menjadi tontonan tersendiri pada musim 2017.

loading...