Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, nanti akan ada pekerja sosial anak dari Kementerian Sosial yang akan mendatangi korban.

JAKARTA, harianpijar.com – Terkait terbakarnya kapal wisata Zahro Express di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara beberapa hari lalu, Kementerian Sosial akan memberikan pendampingan anak-anak yang menjadi korban.

Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, bagi korban anak-anak kebakaran kapal wisata Zahro Express, jika diperlukan pendampingan tim rehabilitasi sosial anak dapat menghubungi Pelayanan Sosial Anak (TEPSA) Kementerian Sosial ke nomor 1500771. Sehingga nanti akan ada pekerja sosial anak dari Kementerian Sosial yang akan mendatangi korban,” kata Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan persnya, Selasa 3 Januari 2017.

Diketahui, Kapal Wisata Zahro Express tujuan Pulau Tidung, terbakar di tengah laut, di sekitar Pulau Bidadari atau jarak satu mil dari Pelabuhan Muara Angke pada Minggu 1 Januari 2017 pagi dan mengangkut 184 penumpang.

Lain itu, para penumpang kapal tersebut merupakan wisatawan yang hendak menghabiskan masa liburan awal tahun 2017 dengan berekreasi ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Menurut informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini korban kebakaran kapal wisata Zahro Express sebanyak 23 orang tewas dan 17 orang mengalami luka-luka. Sedangkan 17 orang lainnya masih belum ditemukan.

Lain itu, menurut daftar korban luka-luka, ada sekitar 7 anak-anak yang dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta. Hal ini, membuat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menilai, bahwa korban anak-anak perlu ada penanganan secara khusus, bukan hanya lukanya yang perlu diobati, namun perasaannya perlu juga dipulihkan agar tidak menjadi trauma yang berkepanjangan.

Lebih lanjut, Mensos Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan duka cita mendalam terkait insiden terbakarnya kapal wisata Zahro Express. Dirinya mendoakan keluarga korban tegar dan diberi ketabahan. “Saya turut berdukacita atas musibah KM Zahro Express dan semoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapinya,” kata Menteri Sosial.

Diharapkan Mensos Khofifah Indar Parawansa, proses pencarian korban hilang berjalan dengan lancar dan seluruh korban yang dinyatakan hilang bisa segera ditemukan.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR