Presiden Barack Obama perintahkan pengusiran 35 diplomat Rusia dan menutup dua kompleks Rusia di New York dan Maryland. Ke-35 diplomat diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan AS.

JAKARTA, harianpijar.com – Diplomat Rusia yang diusir Pemerintah Amerika Serikat, meninggalkan Washington, Minggu 1 Januari 2017. Lain itu, pengusiran tersebut atas perintah Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan hal tersebut dikonfirmasi Kedutaan Rusia.

Menurut kantor berita RIA yang mengutip pernyataan bagian pers kedutaan itu, pesawat telah tinggal landas, setiap orang pergi.

Sebelumnya, Presiden Barack Obama memerintahkan pengusiran 35 diplomat Rusia dan menutup dua kompleks Rusia di New York dan Maryland. Ke-35 diplomat diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan AS. Sementara, akses terhadap dua kompleks Rusia itu tidak boleh dimasuki oleh pejabat Rusia mulai Jumat 30 Desember 2016 siang, seperti dilansir CNN Indonesia.

Menurut Presiden Barack Obama, tindakan ini diambil merespons apa yang dilakukan Rusia terhadap diplomat Amerika dan aksi diplomat yang tidak konsisten dengan praktek diplomatik.

Lebih lanjut, selain sanksi tersebut, AFP melaporkan, AS juga memberikan sanksi ekonomi dengan membekukan aset dan menghentikan sistem finansial dua agen intelijen Main Intelligence Directorate (GRU) dan Federal Security Service (FSB).

Sebelumnya dilaporkan, Pemeritah Amerika Serikat akan memberikan sanksi pada Rusia karena dianggap telah melakukan serangan cyber selama masa pemilihan presiden AS yang dimenangkan Donald Trump.

Karenanya, Rusia dituding agen intelijen AS sebagai dalang di balik serangan cyber terhadap AS, seperti membocorkan berbagai informasi untuk membantu kemenangan Trump dan tudingan ini dibantah Rusia.

Sedangk disisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin memutuskan tidak melakukan pengusiran sebagai balasan dengan menyatakan akan mempertimbangkan tindakan presiden terpilih AS Donald Trump, yang mulai menjabat pada 20 Januari 2017, saat muncul keputusan atas kebijakan lebih lanjut dalam kerangka hubungan Rusia-AS.

loading...