Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, penurunan ekonomi Riau menurun, disebabkan dampak dari anjloknya harga migas dan kelapa sawit di pasaran dunia.

PEKANBARU, harianpijar.com – Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, mengakui terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi Riau pada 2016 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal itu, disebabkan dampak dari anjloknya harga migas dan kelapa sawit di pasaran dunia.

Menurut Arsyadjuliandi Rachman, pertumbuhan ekonomi Riau mengalami pelambatan lantaran harga dua sektor unggulan migas dan perkebunan anjlok pada level terendah,” kata Arsyadjuliandi Rachman, Minggu, 1 Januari 2017.

Lebih lanjut, Arsyadjuliandi Rachman, dirinya mengklaim di 2016 ini Riau mampu menekan angka kemiskinan dan pengangguran pasca anjloknya dua sektor unggulan di pasar dunia sejak 2015 lalu. Namun, angka kemiskinan sempat meningkat pada 2015 mencapai 8,82 persen dibanding tahun 2014 hanya 7,99 persen. Begitu juga angka pengangguran di 2015 lalu mencapai 7,83 persen, jauh meningkat dibanding tahun 2014 pada angka 6,55 persen.

“Penurunan pertumbuhan ekonomi berdampak pada penurunan daya serap tenaga kerja maupun PHK,” tegas Arsyadjuliandi Rachman.

Karenanya, menurut Arsyadjuliandi Rachman, pada 2016 angka kemiskinan dan pengangguran kembali dapat ditekan pada angka 7,89 persen menyusul pertumbuhan ekonomi pada 2016 jauh lebih baik dari 2015, meskipun tidak lagi didukung sektor migas dan perkebunan.

Sementara, Arsyadjuliandi Rachman, juga menjelaskan, saat ini Riau mulai mengembangkan destinasi wisata sebagai alternatif pertumbuhan ekonomi pada saat dua sektor unggulan migas dan perkebunan sudah tidak bisa lagi diharapkan. Tetapi, tahun ini lebih baik dari tahun lalu, meskipun tidak lagi didukung migas dan perkebunan.

Lain itu, Aryadjuliandi Rachman, penurunan harga komoditi unggulan seperti karet dan kelapa sawit disebabkan kebijakan perdagangan negara tujuan ekspor yang tidak mendukung. Selain itu, pelemahan ekonomi tidak hanya terjadi di Riau, melainkan menyeluruh di wilayah Indonesia. “Perlambatan ekonomi ini terjadi secara nasional,” tandas Gubernur Riau.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR