Ilustrasi - Lima...empat...tiga...dua...satu...," begitu suara banyak orang yang serempak hitung mundur pergantian tahun.

BENGKULU, harianpijar.com – Dentuman suara kembang api yang berwarna-warni menghiasi langit Kota Bengkulu. Lain itu, semaraknya kembang api menandakan wilayah barat Indonesia sudah memasuki tahun yang baru, tahun 2017.

Di Kota Bengkulu, perayaan pergantian tahun baru dimulai dari kawasan Pantai Tapak Paderi yang sering menjadi tempat perayaan hingga Benteng Marlborough yang merupakan peninggalan Inggris di Bengkulu.

“Lima…empat…tiga…dua…satu…,” begitu suara banyak orang yang serempak hitung mundur pergantian tahun.

Selain terdengar suara dentuman kembang api, puluhan lampu lampion ikut diterbangkan ke langit di Pantai Tapak Paderi, Kota Bengkulu, pada detik-detik pergantian tahun 2016-2017.
Lain itu, terlihat ribuan warga memadati kawasan Tapak Paderi yang menjadi salah satu pusat perayaan tahun baru. Bukan hanya kembang api dan lampion yang memeriahkan pergantian tahun baru, bunyi terompet bersahutan di tengah kepadatan warga ikut menyemarakan.

Sementara, menurut Heri Supandi pemilik kedai kopi KonaKito di kawasan Tapak Paderi, mengatakan, pelepasan lampu lampion itu memiliki makna agar semua perbuatan buruk pada pada tahun 2016 tidak terulang di tahun 2017.

”Pelepasan lampu lampion itu memiliki makna tersendiri. Dimana untuk melupakan kenangan masa lalu dan menyongsong tahun baru, untuk menuju lebih baik lagi. Harapan yang tentunya juga diinginkan banyak orang untuk melewati setahun penuh ke depan,” kata Heri Supandi saat dikonfirmasi, dilokasi, Sabtu 31 Desember 2016 malam. Selamat Tahun Baru 2017.

BAGIKAN
BERITA PILIHAN SPONSOR