Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pihaknya memiliki prosedur tetap dalam mengamankan kegiatan kampanye para cagub-cawagub. Karena itu, pihaknya hanya menunggu dari Bawaslu.

JAKARTA, harianpijar.com – Pelaku penghadangan kampanye calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat blusukan di kawasan Jatipadang, pada Jumat 30 Desember, Heri Annudin, tidak ditindak. Lain itu, meski saat kampanye dijaga oleh anggota Panwaslu dan pihak kepolisian, Heri Annudin yang mengaku Ketua FPI Pasar Minggu itu, berdebat dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan tim kampanyenya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya memiliki prosedur tetap dalam mengamankan kegiatan kampanye para cagub-cawagub. Karena itu, pihaknya bertugas menindak adanya tindak pidana yang berunsur kekerasan.

Baca juga:   Teriak Bunuh Ahok, KPAI: Minta Polisi Usut Orang Dewasa Dibalik Aksi Anak

Lebih lanjut, Kombes Argo Yuwono menjelaskan, hal itu harus Bawaslu yang berhak menindak penghadangan kemarin. “Itu kan Bawaslu, kita yang penting tidak ada tindak pidana,” kata Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu 31 Desember 2016.

Lain itu, juga menurut Kombes Argo Yuwono, terkait dengan tindak penolakan dan penghadangan kampanye yang juga merupakan tindak pidana menegaskan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilukada adalah lex specialis atau hukum yang bersifat khusus.

Sedangkan, Pasal 187 Ayat 4 Undang-undang tersebut berbunyi, “Setiap orang yang dengan sengaja mengacaukan, menghalangi, atau mengganggu jalannya Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah)”.

Baca juga:   Kuasa Hukum: Ahok Tidak Miliki Permintaan Khusus Soal Lapas Tempatnya Jalani Hukuman

Sedangkan, Polisi baru bisa bertindak setelah adanya laporan dan melalui keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Kami hanya menunggu dari Bawaslu,” tandas Kabid Humas Polda Metro Jaya itu. ujar Argo.

Namun hingga saat ini, pihak Bawaslu terkait penghadangan di Jatipadang tersebut, belum memberikan keterangannya.

Komentar

avatar
  Subscribe  
Notify of