Mensos: Korban Perampokan Pulomas Akan Diberikan Psikososial Terapi

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mereka masih harus menerima perawatan selama tiga hari, ada treatment yang masih harus dilakukan.

JAKARTA, harianpijar.com – Kementerian Sosial akan memberikan pendampingan psikososial terapi, terhadap korban perampokan di Pulomas. Lain itu, ada treatment yang masih harus dilakukan.

Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk lima korban perampokan Pulomas di Rumah Sakit Kartika, Pulomas, Jakarta Timur. Selain itu, mereka masih harus menerima perawatan selama tiga hari. “Ada treatment yang masih harus dilakukan,” kata Khofifah Indar Parawansa di Rumah Sakit Kartika, Jakarta, Sabtu 31 Desember 2016.

Baca juga:   Usai Tangkap Pelaku Perampokan Pulomas Ius Pane, Polisi Langsung Melakukan Pengembangan

Lebih lanjut, Khofifah Indar Parawansa juga menegaskan, pendampingan dari pekerja sosial sudah diberikan Kementerian Sosial sejak kemarin. Tetapi, untuk pemulihan lebih lanjut, korban membutuhkan psikososial terapi.

“Kami siap kalau nanti ternyata ada kebutuhan pendampingan psikososial terapi, karena sisi psikososial terapi ini tidak bisa dideteksi secara medik saja, harus ada assessment khusus,” tegas Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga:   Ridwan Sitorus Alias Ius Pane Buron Perampokan Pulomas, Ditangkap Polisi

Sementara, Kemensos sudah mengirimkan tim psikososial untuk silaturahmi dan assesssment awal. Tetapi, Kemensos juga harus menunggu perawatan dari rumah sakit selesai.

“Kami tetap akan menunggu pascaperawatan di rumah sakit jika memang psikososial terapi dirasakan dibutuhkan,” tandas Ketua Umum PP Muslimat NU itu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar