Hari Ini PN Jakarta Selatan Gelar Sidang Lanjutan Praperadilan Buni Yani

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan hari ini akan menggelar sidang putusan praperadilan Buni Yani.

JAKARTA, harianpijar.com – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan rencananya hari ini akan menggelar sidang putusan praperadilan yang diajukan oleh Buni Yani. Sementara, Buni Yani mengajukan praperadilan terkait penetapannya sebagai tersangka penghasutan SARA.

Menurut Humas PN Jakarta Selatan I Made Sutrisna, pembacaan putusan dilaksanakan pada Rabu 21 Desember 2016 (hari ini-red) pukul 14.00 WIB,” kata I Made Sutrisna seperti dilansir detikcom, Selasa 20 Desember 2016 malam.

Lebih lanjut, I Made Sutrisna menjelaskan, pihak pengadilan tidak mempersiapkan hal khusus dalam persidangan nanti. Lain itu, persidangan akan dilakukan seperti persidangan biasanya.

“Tidak ada (persiapan khusus), selama persidangan pun sepi-sepi saja,” jelas I Made Sutrisna.

Baca juga:   Terkait Kasus Buni Yani, JPU Akan Jadikan Ahok Saksi

Diketahui sebelumnya, praperadilan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Sutiyono, dimulai pada selasa 13 Desember 2016 lalu. Sedangkan dalam proses persidangan, Panglima FPI Munarman dan ahli bahasa memberi kesaksian dalam sidang tersebut.

Sementara, masing-masing pihak optimis akan memenangkan praperadilan. Namun, pihak Polda meminta hakim tunggal menolak seluruh permohonan yang diajukan Buni Yani terhadap termohon.

Menurut Tim kuasa hukum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya Kombes Agus Rohmat telah menyerahkan kesimpulan ke pihak panitera.

Baca juga:   Sidang ke-11 Buni Yani, Pengacara Hadirkan Tiga Saksi Fakta

“Kesimpulannya kami menolak semua dalil-dalil yang dikemukakan oleh pihak pemohon dan memohon kepada hakim tunggal untuk menolak seluruhnya dan menyatakan sah penetapan dan penetapan tersangka atas Buni Yani,” kata Kombes Agus Rohmat, Senin 19 Desember 2016.

Sedangkan, menurut kuasa hukum Buni Yani Aldwin Rahadian, optimistis akan memenangkan praperadilan. “Banyak hal yang menguntungkan karena kesaksian-kesaksian ahli baik pemohon maupun termohon yang disampaikan para ahli memperkuat apa yang menjadi permohonan kami,” tandas Aldwin Rahadian, kepada wartawan sebelum sidang lanjutan dimulai, Senin 19 Desember baru lalu.

PILIHAN SPONSOR

BACA JUGA